Sinergi Ulama dan Umara Menguat di Haul Datu Usman, Bupati Samsul Rizal Tegaskan Komitmen Berkhidmat untuk HST

oleh -1330 Dilihat
Teks foto.Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) menghadiri peringatan haul Datu Usman

INIBERITA.id, BARABAI – Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) menghadiri peringatan haul Datu Usman atau tradisi Kubah Dingin di Desa Banua Kepayang, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan tokoh agama demi mewujudkan daerah yang berkah dan sejahtera.

Acara yang dihadiri ribuan jemaah tersebut juga diikuti oleh pimpinan Majelis Raudhatul Ghanna Annabiwiyah, TGH Ahmad Syairazi.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak lepas dari sinergi yang harmonis antara ulama dan umara.

Dalam tausiahnya, TGH Ahmad Syairazi menyampaikan filosofi empat pilar utama penyangga kemajuan daerah, yakni keadilan pemimpin, ilmu para ulama, kedermawanan orang kaya, serta doa kaum fakir miskin.

“Ulama dan umara tidak bisa dipisahkan. Masing-masing memiliki peran yang telah Allah Ta’ala tetapkan untuk mencapai rida-Nya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sejarah telah membuktikan, kejayaan suatu daerah hanya dapat diraih melalui persatuan dan keharmonisan seluruh elemen tersebut.

“Fondasi sebuah daerah terdiri dari keadilan pemimpin, ilmu ulama, kedermawanan orang kaya, serta doa dari kalangan fakir miskin yang mustajab,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Bupati HST, Samsul Rizal, menyatakan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang berlandaskan keadilan serta senantiasa mengedepankan arahan dan bimbingan para ulama.

“Saya sebagai umara harus berkhidmat kepada ulama, karena pemerintah tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa bimbingan tokoh agama,” tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa tanggung jawab dalam memimpin daerah tidaklah ringan, sehingga dukungan spiritual dari para ulama menjadi kekuatan penting dalam pengambilan kebijakan.

“Tanggung jawab memimpin daerah cukup berat, namun kami akan berusaha seoptimal mungkin menghadirkan kebijakan yang mampu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan sebagai upaya menjaga nilai-nilai religius dan karakter masyarakat.

“Pemerintah akan selalu terbuka dalam mendukung kegiatan majelis dan agenda keagamaan yang membawa dampak positif bagi pembangunan karakter bangsa,” pungkasnya. (s3/iniberita)