INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) di bawah kepemimpinan Bupati Samsul Rizal dan Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari komitmen mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi, Rapat Koordinasi, dan Evaluasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten HST bersama Puskesmas Batara dan Pemerintah Kecamatan Batara.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten HST, Kepala Dinas Kesehatan dr. Desfi Delfiana, MM, Camat Batara Julianur Syahdini, Kepala Puskesmas Ilung Saibatul Hamdi, tenaga kesehatan dan bidan desa, Kepala Balai KB Kecamatan Batara, unsur Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan Batara, para pembakal, serta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Batara.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa langkah paling efektif untuk menurunkan angka stunting adalah melakukan pencegahan sejak dini atau dari hulu. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan harus dimulai sejak usia remaja dan calon pengantin melalui edukasi kesehatan, pemenuhan gizi, serta pemberian suplemen dan vitamin yang diperlukan.
“Calon ibu harus dipastikan berada dalam kondisi kesehatan yang baik sebelum memasuki masa kehamilan. Pencegahan sejak awal akan memberikan dampak besar terhadap kualitas tumbuh kembang anak di masa depan,” ujarnya.
Gusti Rosyadi Elmi juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 88 ibu hamil yang terdata di Kecamatan Batara. Karena itu, ia meminta seluruh tenaga kesehatan, bidan desa, dan pihak terkait untuk memberikan pendampingan secara optimal agar bayi yang lahir nantinya terhindar dari risiko stunting.

Selain pendampingan kesehatan, Wakil Bupati menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai kunci utama pencegahan stunting. Ia menilai upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita harus mendapatkan asupan makanan yang sehat, beragam, bergizi, seimbang, dan aman agar kebutuhan nutrisi terpenuhi secara optimal. Dengan demikian, risiko stunting dapat dicegah sejak dini dan anak-anak dapat tumbuh sehat sesuai tahap perkembangannya.
Wakil Bupati juga meminta para pembakal agar terus berkoordinasi dengan Camat Batara dan Dinas Kesehatan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita, termasuk memastikan bantuan dan dukungan bagi keluarga yang membutuhkan dapat tersalurkan dengan baik.
Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh pihak untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani masyarakat.
“Setiap amanah yang kita emban tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten HST berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung percepatan penurunan stunting, khususnya di Kecamatan Batara dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara keseluruhan. (s3/iniberita)





