INIBERITA.id, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat menyikapi gangguan sistem kelistrikan yang memicu blackout dan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, melakukan audiensi dengan Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta. Kamis (9/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Kalsel untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran direksi PLN sekaligus mendorong lahirnya solusi jangka panjang guna meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mencegah terulangnya gangguan serupa.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang sebelumnya dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng). Hasil pembahasan di tingkat daerah kemudian dibawa ke tingkat pusat agar penanganan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi peningkatan keandalan sistem kelistrikan, mulai dari penguatan jaringan distribusi dan transmisi, langkah mitigasi risiko, hingga percepatan penanganan apabila terjadi gangguan pada sistem kelistrikan.
Hasnuryadi Sulaiman menegaskan bahwa audiensi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal kebutuhan masyarakat terhadap layanan listrik yang andal.
“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang sebelumnya sudah kami lakukan dengan jajaran PLN di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kami ingin memastikan berbagai persoalan yang terjadi dapat dibahas langsung di tingkat pusat,” ujarnya.
Menurut Hasnuryadi, evaluasi terhadap insiden blackout yang berdampak pada pemadaman bergilir di sejumlah wilayah menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan.
“Kami menyampaikan harapan masyarakat agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang. Listrik merupakan kebutuhan utama yang sangat memengaruhi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga dunia usaha,” katanya.
Ia berharap sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan PLN mampu mempercepat implementasi berbagai langkah perbaikan sehingga keandalan sistem kelistrikan di daerah terus meningkat.
“Kami optimistis dengan komunikasi yang baik, berbagai langkah perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan komitmen PLN untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan serta memperkuat infrastruktur demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“PLN terus melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan dan menyiapkan berbagai langkah penguatan agar pasokan listrik semakin andal. Kami juga mengapresiasi masukan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.
“Kolaborasi yang baik akan menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang lebih optimal bagi masyarakat,” tutupnya.
Melalui koordinasi yang semakin intensif antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan PT PLN (Persero), diharapkan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah menjadi semakin andal, sehingga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan roda perekonomian dapat berjalan tanpa terganggu oleh pemadaman listrik. (9/7/2026).
