15 Hari Terendam Air Pasang, Ketua DPRD Banjarmasin Desak Aksi Cepat Dinas

oleh -2577 Dilihat
Teks foto, Anggota DPRD Banjarmasin Dapil Banjarmasin Utara saat meninjau lokasi permukiman yang tergenang air pasang. di Komplek PWI.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Genangan air pasang yang merendam kawasan permukiman warga di Komplek PWI Blok E dan F RT 30 dan 31, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, selama kurang lebih 15 hari menuai sorotan serius dari DPRD Kota Banjarmasin. Warga yang terdampak dinilai sudah terlalu lama menanggung dampak banjir tanpa penanganan yang nyata.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri turun langsung meninjau lokasi genangan air, bersama anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Utara, Minggu (11/1/2026). Dalam kunjungan lapangan tersebut, Rikval secara tegas menginstruksikan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui dinas terkait, agar segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk mengatasi genangan yang terjadi.

Rikval menyampaikan, genangan air pasang tersebut, tidak bisa lagi dianggap sepele, karena telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga, merusak lingkungan permukiman, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Ia menilai, warga setempat sudah menunjukkan kesabaran yang luar biasa, dengan bertahan selama dua pekan lebih di tengah kondisi lingkungan yang tergenang.

“Warga di sini sudah cukup bersabar. Selama 15 hari lingkungan permukiman mereka tergenang air pasang tanpa kepastian penanganan. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Rikval di hadapan warga dan jajaran terkait.

Ia menjelaskan, persoalan utama yang menyebabkan genangan tidak kunjung surut adalah, ketiadaan saluran pembuangan air yang memadai di kawasan Komplek PWI tersebut. Oleh karena itu, dalam jangka pendek, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mengambil langkah konkret.

Agar bisa dilakukan dan ditindaklanjuti untuk mengatasi banjir yang menggenang ini, dengan waktu dekat ini, segera melakukan upaya teknis, agar air bisa dialirkan keluar dari kawasan permukiman, paling tidak, langkah jangka pendeknya genangan harus bisa surut terlebih dahulu.

“Buatkan pembuangan airnya, karena di lokasi ini memang tidak ada saluran yang berfungsi. Kita minta Senin ini tim turbo langsung bekerja,” ujarnya dengan nada tegas.

Rikval menekankan, kehadiran tim turbo sangat penting, sebagai bentuk respons cepat pemerintah, dalam menjawab keluhan masyarakat. Ia juga meminta agar dinas terkait, tidak saling lempar tanggung jawab dan fokus pada solusi nyata di lapangan.

Lebih jauh, ia menyatakan DPRD Kota Banjarmasin akan mengawal secara langsung tindak lanjut dari instruksi tersebut. Jika dalam waktu dekat ini, tidak ada perkembangan signifikan, DPRD tidak akan ragu untuk memanggil dinas terkait guna meminta penjelasan dan pertanggungjawaban.

“Kita ingin memastikan persoalan ini benar-benar ditangani, bukan hanya sekadar janji. Warga berhak mendapatkan lingkungan yang layak dan aman dari genangan air,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 31 Komplek PWI Blok E Muhmmad Rolly Safitri bersama sejumlah warga mengungkapkan, pihaknya berharap besar pada kunjungan dan instruksi Ketua DPRD tersebut. Mereka berharap, setelah peninjauan ini, penanganan genangan air bisa segera direalisasikan, sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.

“Dengan desakan tegas dari DPRD, masyarakat berharap dinas terkait dapat bergerak cepat dan menunjukkan keberpihakan nyata kepada warga yang selama ini terdampak genangan air pasang,”ungkapnya. (benk/iniberita).