Ketua DPRD Kalsel Dukung Penuh Satgas Karhutla, Ajak Warga Stop Bakar Lahan

oleh -1317 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Supian HK menegaskan, komitmen lembaga legislatif dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dengan menghadiri rangkaian kegiatan Kesiapsiagaan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Senin (6/7/2026).

Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Apel dipimpin langsung Gubernur Kalsel H Muhidin selaku Inspektur Apel, didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai dan Kapolda Kalsel, serta diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan berbagai instansi terkait.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana Karhutla di Gedung Idham Chalid, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel dan membahas perkembangan kondisi terkini, kesiapan personel serta sarana-prasarana, hingga rekomendasi penetapan status waspada bencana Karhutla Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, H Supian HK menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui pembentukan dan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla.

“Atas nama DPRD Kalimantan Selatan, kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi dalam menyiapkan Satgas Karhutla. Kami hadir untuk memastikan sinergi antara eksekutif dan legislatif berjalan dengan baik dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Banua untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar. Menurutnya, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama. Mari bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membakar hutan maupun lahan. Dampaknya sangat luas, mulai dari gangguan kesehatan, kerugian ekonomi, hingga terganggunya pendidikan anak-anak kita,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mitigasi bencana, DPRD Kalimantan Selatan memastikan akan terus mendukung berbagai kebijakan dan program pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan Karhutla.

“Semoga dengan kesiapsiagaan yang telah dipersiapkan ini, Kalimantan Selatan mampu melewati musim kemarau tahun 2026 tanpa bencana Karhutla yang signifikan. Kita berharap Banua tetap aman, nyaman, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan sehat,” pungkas H Supian HK.(sop/iniberita).