23 ASN HST Digembleng Militer, Bupati Samsul Rizal Tekankan Disiplin dan Jiwa Bela Negara

oleh -438 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU – Sebanyak 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2026. Program tersebut diawali dengan upacara pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Mako Rindam) XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Senin (2/11/2026).

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Plh. Kabacadnas Mayjen TNI Toto Imam. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Ir. Hj. Galuh Tantri Narindra, S.T., M.T., serta diikuti peserta Komcad dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rusdiyanto, menjelaskan bahwa proses seleksi calon peserta Komcad Kabupaten HST Tahun 2026 diikuti 26 orang dari total 27 calon peserta yang terdaftar.

Berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 24 orang dinyatakan lulus, sementara dua orang lainnya tidak memenuhi persyaratan kelulusan. Keduanya adalah Muhammad Muhyar dari Dinas Kesehatan dan Muslim dari Dinas Pendidikan.

Selain itu, terdapat satu peserta yang mengundurkan diri sebelum pelaksanaan seleksi, yakni Muhammad Fiqry dari Dinas Pertanian. Pengunduran diri tersebut dilakukan karena alasan keluarga, menyusul kondisi orang tuanya yang sedang sakit parah.

Dengan demikian, sebanyak 23 ASN Pemkab HST dipastikan mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad Tahun 2026.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, yang turut hadir dalam upacara pembukaan Latsarmil Komcad, menegaskan bahwa keikutsertaan ASN dalam program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya bela negara.

Menurutnya, program Komcad tidak sekadar memberikan pembekalan kemampuan dasar kemiliteran, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kedisiplinan, penanaman jiwa nasionalisme, serta penguatan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

“Keikutsertaan ASN dalam Komcad ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat bela negara. Selain meningkatkan kedisiplinan dan ketahanan mental, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan, keutuhan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Samsul Rizal juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, serta rasa tanggung jawab.

Ia berharap pengalaman dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalani Latsarmil dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai ASN.

Terlebih, kedisiplinan, loyalitas, integritas, dan etos kerja merupakan modal penting bagi aparatur pemerintahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Menjadi bagian dari Komponen Cadangan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan dengan baik hingga selesai dan kembali mengabdi kepada masyarakat dengan semangat, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang semakin kuat,” tambahnya.

Melalui keikutsertaan 23 ASN tersebut, Pemkab HST berharap semangat bela negara semakin mengakar di lingkungan birokrasi pemerintahan. Tidak hanya memperkuat karakter dan integritas aparatur, program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan, kesatuan, serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (s3/iniberita)