Wakil Wali Kota Hj Ananda Hadiri Kick Off Festival Antasari 2025

oleh -3319 Dilihat
Teks foto. Wakil Wali kota Banjarmasin Hj. Ananda saat berfoto bersama di acara Festival Antasari 2025

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda menghadiri kegiatan Kick Off Festival 2025, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila. Selasa (27/5/2025).

Selain, Wakil Wali Kota Banjarmasin yang berhadir, Pj Wali Kota Banjarbaru dan Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel serta para pejabat lainnya, dalam kegiatan Kick Off Festival Antasari 2025 tersebut.

Festival Antasari merupakan salah satu wujud transformasi besar, dalam kehidupan digitalisasi sistem pembayaran yang kini menjadi bagian, dari keseharian masyarakat dan pelaku usaha serta simbol semangat, komitmen dan konsistensi.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2021, oleh Bank Indonesia kembali digelar dan ditandai dengan Kick-Off Festival Akselerasi dan Transformasi Ekonomi Digital Terkini (Festival Antasari 2025).

Gubernur Kalsel H Muhidin dalam sambutan tertulis, dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Muslim, pihaknya apresiasi kepada Bank Indonesia bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kalsel, serta seluruh pihak yang terus berkomitmen mendorong terwujudnya ekosistem ekonomi digital yang inklusif, inovatif dan berkelanjutan di Banua.

Bank Indonesia dengan TP2DD merupakan sebuah upaya yang berkomitmen betul untuk menjadikan banua memanfaatkan sistem elektronik atau digitalisasi dalam konteks memudahkan, transparan, pemanfaatan pertukaran jual beli dan sebagainya.

“Oleh karena itu, kami dari pemerintah provinsi dan arahan Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini,”ujarnya.

Menurut Kadiskomifo  hal ini membuktikan, bahwa digitalisasi semakin diterima dan dimanfaatkan secara lebih luas, bagi pemerintah daerah digitalisasi pembayaran sangat mendukung misi penting, dalam memperluas inklusi keuangan, meningkatkan efisiensi tata kelola dan dengan kegiatan ini kita mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan dan sejalan dengan visi pembangunan Kalsel.

Selanjutnya, melalui tema dalam Festival Antasari yaitu ‘ Penguatan Ekosistem Pembayaran Digital Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Selatan’ mencerminkan keseriusan dalam membangun fondasi ekonomi digital yang kokoh, modern dan inklusi.

”Saya mengajak seluruh elemen pemerintah, pelaku usaha, institusi keuangan serta seluruh masyarakat banua untuk menjadikan Festival Antasari 2025 sebagai ruang kolaborasi, sinergi, inovasi dan edukasi yang benar-benar berdampak bagi kemajuan ekonomi Kalimantan Selatan,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Fadjar Majardi menjelaskan, kegiatan Festival Antasari Tahun 2025 ini adalah untuk mengakselerasi atau mendorong percepatan digitalisasi didaerah, khususnya terkait dengan sistem pembayaran.

Festival ini selain untuk lebih mempercepat dan memberi inisiatif untuk para pelaku usaha, agar lebih semangat sehingga berlomba-lomba untuk perusahaan jasa pembayaran, dengan target pencapaian terkait qris serta penggunanya merchantnya dan bagi pemerintah daerah lebih semangat lagi, sehingga dapat mendorong percepatan digitalisasi.

Terkait  penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Kalsel sepanjang 2025 sejak januari hingga april, bahwa untuk mercanth qris sebanyak 451 ribu pedagang yang menggunakan qris dan terjadi peningkatan 25 persen, dibanding posisi pada april tahun lalu. Sedangkan penduduk pengguna qris meningkat hampir 16 persen atau mencapai 743 ribu penduduk.,dengan  volume transaksi qris sudah tercapai 15 juta transaksi.

”Pertumbuhannya masih cukup tinggi hingga saat ini dan harapannya kita dorong lagi agar lebih tinggi karena potensi dari jumlah penduduk kita yang semuanya bisa menggunakan qris,”jelasnya.(silvi/iniberita).