SPMB Banjarmasin Lansung Dipantau Wamendikdasmen RI

oleh -2512 Dilihat
Teks foto. Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq saat memantau proses SMPB, didampingi Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR.

INIBERITA.id, BANJARMASIN –  Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Fajar Riza Ul Haq, langsung memantau proses SMPB, di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 7 ) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 3) Kota Banjarmasin. Jumat (20/6/2025).

Kunjungan sekaligus peninjauan tersebut, didampingi Wali Kota Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR , Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama serta jajaran terkait lainnya lingkup Pemerintah Kota(Pemko) Banjarmasin.

Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq mengungkapkapkan,  kunjungan  ini untuk mengamati secara langusng proses SPMB, sekaligus menggali dan mengevaluasi, bagaimana proses SMPB 2025 di Kota Banjarmasin ini, apakah berjalan lancar dengan baik atau tidak

Berdasarkan pantauan pihaknya secara umum, tidak ada menemukan kendala, artinya Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan SMPB 2025 dinilainya baik, sehingga panitia SMPB di masing-masing sekolah menjalankan tugasnya juga tak ada kendala.

“Saya sudah mendengarkan yang cukup lengkap dari panitia bahwa antara jumlah sisa yang daftar dan siswa yang diterima sudah cukup, sehingga daya tampung untuk penerimaan SPMB yang ada di Banjarmasin masih bisa ditampung semua siswa yang akan datang,”ungkap Fajar Riza UI Haq, kepada wartawan.

Lebih jauh dijelaskan Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq, ditahun ini ada 4 jalur pendaftaran dalam pelaksanaan SPMB se Indonesia, yaitu Domisili, Afirmasi, Prestasi (Akademik dan Non Akademik) serta Mutasi.

Diperlakukan jalur ini upaya tidak ada siswa baru yang merasa dirugikan dan ini pesan oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan demikian SPMB ini adalah membuka akses bagi masyarakat yang lebih beragam, artinya tujuan pemerintah pusat bagi yang tidak mampu bisa tertampung.

“Saya berharap SPMB 2025 ini, bisa lebih baik lagi dan betul-betul transparan, objektif dan bisa membuka akses bagi peserta didik khususnya di Kota Banjarmasin,”jelasnya.

Sementara itu, Plt Kadisdik Kota Banjarmasin Ryan Utama mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dari Wamendikdasmen beserta Direktur Pembinaan SMP, bahwa SMPB dijalankan  sesuai peraturan menteri (Permen) serta sesuai dengan dukungan teknis (Duknis) yang ditetapkan.

Kemudian, SMPB secara online ini ada 4 jalur domisili, afirmasi, prestasi (akademik dan non akademik) serta Mutasi, Disdik Banjarmasin juga menyediakan Posko pengaduan dan masing-masing panitia sekolah juga menyediakan nomor WhatsApp, tujuannya agar mempermudahkan pendaftaran untuk bertanya, berkonsultasi tentang sistem pendaftaran tersebut.

“SMPB sistem online in kami menyediakan 4 jalur dan disiapkan alat perlengkapannya, baik komputer maupun jaringan seperti menyediakan nomor WhatsApp agar mempermudah pendaftaran,”katanya.

Ditegaskan Ryan panggilannya, Pemko Banjarmasin melalui Disdik berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murib Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 ini, berjalan secara adil, transparan dan akuntabel.

Ditambahkannya,untuk 17 sekolah yang belum terpenuhi nanti akan disampaikan, melalui surat kepada seluruh SMP terkait, dengan masing-masing kuota yang tersisa, selanjutnya akan dibuka pendaftaran ulang kembali bagi murid yang tidak tertampung dalam SPMB kemaren, baik itu pilihan pertama kedua maupun ketiga, hal ini akan diarahkan ke SMP yang belum terpenuhi kuota, ke 17 sekolah yang belum terpenuhi kuota tersebut.

“Paling sedikit di Banjarmasin Tengah ada 1 sekolah, selebihnya masing-masing kecamatan tersebar ada 4 atau 5 sekolah,”tegasnya.(silvi/iniberita).