Wali Kota Yamin Membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Program Vaksinasi Dengue

oleh -1912 Dilihat
Teks foto. Pemko Banjarmasin Gelar Rapat Koordinasi Program Vaksinasi Dengue.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan rapat koordinasi Lintas Sektoral Program Vaksinasi Dengue di kota Banjarmasin, bertempat di Hotel 88 Banjarmasin. Selasa (24/6/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR beserta hadir Kepala Dinas Kesehatan kota Banjarmasin Dr. Tabiun Huda dan beserta jajaran terkait lainnya.

Yamin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat orientasi lintas sektor yang membahas rencana pelaksanaan vaksinasi dengue sebagai upaya penanggulangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di kota Banjarmasin.

Dalan kesempatan ini, Yamin menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat, terutama DBD yang kerap menjadi ancaman serius di kota Banjarmasin dengan kondisi geografis.

“Saya menyambut baik dan sangat mengapresiasi semua pihak yang berinisiatif dan berkomitmen dalam menyelenggarakan program ini. Hal tersebut merupakan langkah strategis untuk menangani persoalan DBD secara lebih terstruktur dan preventif,”tegasnya.

Namun demikian, Yamin mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi harus mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku, termasuk aspek penyimpanan vaksin, keamanan penggunaan, dan sertifikat halal.

“Saya sudah menyampaikan bahwa dalam proses vaksinasi ini tidak boleh sembarangan. Harus melalui aturan yang berlaku, agar tidak menimbulkan hal yang tidak di inginkan,”ungkapnya.

Adapun saat ini, pihaknya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) di kota Banjarmasin sudah mulai melaksanakan sosialisasi di lingkungan sekolah. Dimana target vaksinasi ini ada sekitar 2.500 siswa dengan ketersediaan vaksin sebanyak 5.000 dosis vaksin.

“Ini tersebar di 5 kecamatan sekolahnya dan hanya menyasar anak kelas 3 dan 4 saja,” ujar Kepala Dinas Kesehatan kota Banjarmasin Dr Tabiun Huda

Vaksinasi ini walaupun terkena akan tetapi tidak menimbulkan kematian dan tidak terlalu sakit, hal ini untuk mencegah kematian. Dalam kasus di tahun 2024 ada sekitar 3 orang yang meninggal dunia akibat DBD ini

Rencananya vaksinasi ini akan ditargetkannya bulan Agustus 2025 mendatang dan pelaksanaannya akan berbarengan dengan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN).(silvi/iniberita).