Wali Kota Yamin Siap Relokasi Pembangunan TPS3R Usai Penolakan Warga Sungai Andai

oleh -2599 Dilihat
Teks foto. Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR pihaknya siap memindahkan lokasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), setelah mendapat penolakan dari sejumlah warga Ar Rahman 1-7 Kelurahan Sungai Andai setempat.

Penolakan muncul lantaran sebagian warga khawatir keberadaan TPS3R akan menimbulkan dampak bau tidak sedap, mengganggu kesehatan, serta menurunkan kualitas lingkungan pemukiman.

“Kalau memang masyarakat tidak berkenan, kita akan mencari lokasi lain yang lebih tepat. Prinsipnya, pembangunan ini untuk kepentingan bersama, jadi harus mendapat dukungan masyarakat,” ujar Yamin, usai Paripurna DPRD Kota Banjarmasin.Rabu (13/8/2025).

Menurut Yamin, pemerintah kota awalnya memilih Sungai Andai, karena lokasinya dianggap strategis dan memiliki lahan yang memadai. Namun, ia menegaskan akan tetap mengedepankan dialog dengan warga agar setiap program pembangunan berjalan lancar.

“Kita tidak mau memaksakan. Kita akan evaluasi dan cari solusi terbaik, termasuk mencari titik lain yang lebih sesuai,”ujarnya.

Sementara itu, Zainal Hakim anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, saat diminta komentarnya, justru bergeming terhadap suara penolakan warga yang harusnya diperjuangkan.

“Yang penting itu sebuah program pemerintah harus dijalankan, tapi di sisi lain hak-hak warga juga diperhatikan. Jangan sampai warga berfikiran hak-haknya dirampas,” ujar Zainal kepada awak media, di ruang Forum Wartawan Dewan Kota, Rabu (13/8/2025) siang.

Ditegaskannya, Zainal juga menilai sosialiasi oleh Pemko Banjarmasin dalam hal ini, Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, kurang masif terhadap warga.

“Dinas sebagai ujung tombaknya pemerintah kota semestinya sosialisasi dulu, kita siap membantu. Karena ke depan akan ada lagi seperti ini dan DLH harus lebih aktif.”tegasnya.

Namun, Zainal terkesan lebih mendukung program ini tetap diposisikan sebagai prioritas, meski penolakan warga cukup masif.

Hentakan meja diruangan Forwadek pun dilakukan Zainal usai dikonfirmasi awak media, sebelum meninggalkan ruang Forum Wartawan Dewan Kota.

Rencana pembangunan TPS3R di kawasan padat penduduk ini kini menjadi polemik panas di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara. Warga menuntut pemerintah membatalkan proyek atau memindahkannya ke lokasi yang lebih layak.

Sementara pemerintah diminta tak hanya mengejar target program, tetapi juga mendengar aspirasi warga yang terdampak langsung.(benk/iniberita).