Gubernur Muhidin Terima Penghargaan UNESCO Global Geopark, Tegaskan Komitmen Perkuat Pengembangan Geopark Meratus

oleh -1713 Dilihat
Teks foto (Istimewa). Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, menerima secara langsung piagam apresiasi dan trofi penghargaan atas keberhasilan Geopark Meratus meraih status UNESCO Global Geopark (UGGp).

INIBERITA.id, JAKARTA –  Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, menerima secara langsung piagam apresiasi dan trofi penghargaan atas keberhasilan Geopark Meratus meraih status UNESCO Global Geopark (UGGp). Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Indonesia’s Geopark Leader Forum yang digelar di Ruang Rapat Kementerian PPN/Bappenas RI, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia didampingi Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian.

Pada kesempatan itu, Gubernur H Muhidin sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengembangkan Geopark Meratus. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Komitmen Bersama di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Mendagri, serta Direktur Kantor Regional Multisektoral UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa.

Usai acara bertema “Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development” tersebut, Gubernur Muhidin menyampaikan rasa syukur atas capaian internasional yang diraih Geopark Meratus.

“Kita sebagai Pemerintah Provinsi tentu mendukung penuh pengembangan Geopark Meratus sebagai bagian dari pembangunan daerah berkelanjutan. Kami akan memberikan perhatian lebih dan terus mengembangkan seluruh situs yang termasuk di dalam kawasan Geopark Meratus agar semakin maju,” ujar Muhidin, didampingi Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto, dan Ketua Badan Pengelola Geopark Meratus (BPGM), Fajar Desira.

Dalam deklarasi tersebut, Pemprov Kalsel memastikan akan menyinergikan kebijakan pengembangan geopark ke dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen melindungi dan melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, serta keragaman budaya melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas, dan pelibatan aktif para pemangku kepentingan.

Pemprov Kalsel juga siap mendorong pemanfaatan Geopark Meratus sebagai penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat kemitraan lintas sektor guna meningkatkan sinergi pendanaan dan efektivitas pengelolaan geopark.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah kementerian/lembaga, Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, pemerintah daerah pemilik geopark, Badan Pengelola Geopark, BUMN, NGO, dan berbagai instansi lainnya. Selain penyerahan apresiasi Rahayuning Bhumi Award, kegiatan juga diisi dengan Pameran Foto Geopark Indonesia, termasuk dari Geopark Meratus.

Sebagai informasi, Geopark Meratus memiliki luas sekitar 3.645,01 km² yang meliputi enam kabupaten/kota,  Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar.

Geopark Meratus resmi masuk dalam daftar UNESCO Global Geoparks setelah ditetapkan pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, April 2025 lalu. Pengakuan ini menjadikan Geopark Meratus sebagai geopark pertama di Kalimantan yang memperoleh status internasional tersebut. (adv/iniberita)