Jelang Ramadhan, Wawali Banjarmasin Sidak Pasar: Stok Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

oleh -1372 Dilihat
Teks foto. Wakil Wali Kota BanjarmasHj Ananda turun langsung memantau harga Bapokting bersama Jajaran Disperindag, di Pasar Antasari dan Pasar Beras Muara Kelayan,

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Wakil Wali Kota BanjarmasHj Ananda turun langsung memantau harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting), di Pasar Antasari dan Pasar Beras Muara Kelayan, Jumat (13/2/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pokok tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci. Dalam kunjungan itu, Ananda didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Siane Apriliawati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin Ichrom Muftezar, Direktur Perumda Pasar M. Abdan Syakura, serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin.

Di hadapan para pedagang dan masyarakat, Ananda menegaskan bahwa warga tidak perlu melakukan aksi borong atau panic buying. Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi selama Ramadhan.

“Yang paling penting masyarakat jangan sampai panic buying. Mentang-mentang bulan puasa lalu menyetok berlebihan. Kita pastikan stok bahan pokok aman. Selama tidak ada panic buying, inflasi daerah Kota Banjarmasin juga aman,” tegasnya.

Terkait perkembangan harga, Ananda mengakui adanya kenaikan pada sejumlah komoditas. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

“Ada beberapa komoditas yang naik, tapi tingkat kenaikannya masih di bawah 10 persen dan relatif terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyampaikan bahwa pasar murah akan terus digencarkan sebagai langkah konkret pengendalian inflasi, sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

“Menjelang Ramadhan, pasar murah terus kami galakkan. Kemarin sudah dilaksanakan di Kejaksaan Negeri, dan insya Allah pada tanggal 18 nanti akan ada pembukaan pasar murah dengan menggandeng Forum Banjarmasin CSR,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah paket yang telah disiapkan sementara ini mencapai sekitar 16.000 paket, melampaui realisasi tahun 2025. Program tersebut diharapkan tidak hanya membantu menekan laju inflasi, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat tetap stabil selama Ramadhan.

Langkah monitoring dan intervensi pasar ini menjadi sinyal tegas bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin ingin memastikan kebutuhan pokok warga tetap terjangkau, tanpa gejolak harga yang berlebihan di momen menjelang bulan suci.(silvi/iniberita).