Yamin Soroti Pemadaman Bergilir, Desak PLN Beri Penjelasan dan Peringatkan Bahaya Korsleting

oleh -1284 Dilihat
Teks foto. Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, saat memberikan sorotan tajam, kepada awak media terkaitan pemadaman aliran listrik bergiliran oleh PT PLN

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, menyoroti pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin dalam beberapa hari terakhir. Ia mendesak PT PLN (Persero), segera memberikan penjelasan resmi, terkait penyebab gangguan yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

Seperti diketahui, pemadaman bergilir dipicu oleh gangguan teknis, pada sejumlah unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem kelistrikan regional Kalimantan. Gangguan tersebut mengurangi kapasitas pasokan daya, sehingga interkoneksi listrik di Kalimantan mengalami keterbatasan dan memaksa dilakukannya pemadaman bergilir.

Yamin sangat menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, listrik kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat yang menopang aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga roda perekonomian, khususnya para pelaku usaha.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Apalagi kalau padam tanpa pemberitahuan sebelumnya, tentu sangat merugikan dan berpotensi merusak peralatan elektronik milik warga,” ujar Yamin usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Banjarmasin, Senin (6/7/2026).

Ia mengungkapkan, hingga kini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin belum menerima penjelasan langsung, dari PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin mengenai penyebab pasti maupun langkah penanganan atas pemadaman bergilir tersebut.

Karena itu, dalam waktu dekat Pemko Banjarmasin akan berkoordinasi, dengan PLN dan para pemangku kepentingan untuk memperoleh kepastian informasi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terus terganggu.

“Masih belum mendapat informasi pastinya. Nanti akan kita koordinasikan dengan pihak terkait agar ada kejelasan,” katanya.

Di sisi lain, Yamin mengimbau masyarakat, agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan selama masa pemadaman bergilir. Ia mengingatkan warga untuk mengantisipasi potensi korsleting listrik, saat aliran listrik kembali menyala, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan peralatan elektronik maupun risiko kebakaran.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dari PLN sangat diperlukan, agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik bergilir.(benk/iniberita).