Pasar Murah Diserbu Warga Pandawan, DPRD HST Turun Tangan Jaga Harga Jelang Ramadan

oleh -1375 Dilihat
Teks foto. Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), serbu pasar murah.

INIBERITA.id, BARABAI – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), saat digelarnya pasar murah yang diinisiasi Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi As, Sabtu (14/2/2026).

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai desa di sekitar Pandawan sudah berdatangan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Antrean panjang pun tak terhindarkan, menandakan tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan tersebut.

Pasar murah ini menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah komoditas penting seperti beras, gula pasir, minyak goreng, hingga produk perikanan dijual di bawah harga pasar. Selisih harga yang cukup signifikan membuat warga merasa terbantu dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Ketua Komisi I DPRD HST, Yajid Fahmi As, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi.

“Menjelang Ramadan biasanya terjadi peningkatan kebutuhan yang berdampak pada kenaikan harga. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Kegiatan seperti ini akan terus kami evaluasi agar bisa menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, dan lembaga terkait agar distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Pelaksanaan pasar murah ini turut melibatkan instansi terkait serta dukungan dari Perum Bulog guna memastikan stok pangan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

Salah seorang warga, Emi, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan kebutuhan pokok. Ia menilai harga yang ditawarkan cukup membantu, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Selisih harganya lumayan, jadi bisa menghemat untuk kebutuhan lain,” katanya.

Melihat tingginya partisipasi masyarakat, Yajid berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dan diperluas ke kecamatan lain di HST. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga dan stabilitas harga dapat terus dikawal menjelang hari besar keagamaan.(s3/iniberita).