ASN Pemko dan Sekretariat DPRD Banjarmasin Turun ke Sungai Jalan A Yani, 100 Karung Lumpur serta Sampah Terangkat

oleh -1472 Dilihat
Teks foto. Seluruh ASN Pemko hingga ASN Sekretariat DPRD Banjarmasin tyrun angkat lumpur dan sampah di Jalan A Yani.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, jatuh pada Sabtu 14 Februari 2026, jajaran pejabat dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin maupun ASN di Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sungai.

Gerakan bersih-bersih difokuskan di sepanjang aliran sungai Jalan A Yani, mulai Km 1 hingga Km 6. Kegiatan dimulai pukul 06.30 Wita hingga 10.00 Wita, dengan menyasar lumpur, sampah rumah tangga, hingga benda-benda yang menghambat aliran air.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Akhmad Riyadi Akbar mengatakan, pihaknya turut ambil bagian dalam aksi tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sungai di Kota Seribu Sungai.

“Dari Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin, seluruh ASN dan staf kami ikut berpartisipasi mengangkat lumpur dan sampah yang berada di sungai Jalan A Yani ini,” ujarnya.

Sekretariat DPRD mendapat tanggung jawab di Segmen 1, yakni dari kawasan HaprWord hingga Jembatan RS Ulin (samping Budi Neon). Dari segmen tersebut, berhasil diangkat sekitar 60 karung berisi lumpur dan sampah.

Akbar berharap aksi ini tidak sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi pemicu kesadaran bersama. Ia menegaskan, sungai harus kembali berfungsi sebagaimana mestinya sebagai jalur aliran air yang bersih dan terjaga.

“Kami ingin menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Sungai jangan lagi dijadikan tempat pembuangan sampah atau benda apa pun. Kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat Banjarmasin,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman yang turut memantau kegiatan tersebut, menemukan fakta mencengangkan di lapangan. Tidak hanya lumpur dan sampah biasa, petugas juga menemukan benda-benda besar yang menghambat aliran sungai.

“Ditemukan pipa paralon hingga rambu jalan di dalam sungai. Ini jelas menunjukkan sungai dijadikan tempat pembuangan,” ungkapnya.

Temuan tersebut menjadi peringatan serius, bahwa persoalan sungai di Banjarmasin bukan hanya soal sedimentasi, tetapi juga perilaku masyarakat yang masih membuang benda sembarangan ke aliran air.

Pemko Banjarmasin berharap, melalui momentum Hari Peduli Sampah Nasional 2026 ini, sungai di sepanjang Jalan A Yani dapat kembali normal, terjaga kebersihannya, serta menjadi contoh kawasan yang tertib dan peduli lingkungan. Peran aktif warga sekitar dinilai sangat menentukan agar sungai tetap bersih dan terpelihara ke depannya.(benk/iniberita).