INIBERITA.id, BANJARMASIN – Upaya serius menuntaskan persoalan sampah di Kota Banjarmasin terus digencarkan. Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR, menerima langsung kunjungan CEO Mars Plastic Solution PTE Limited, Ir. Keith Bambang Indrawan MBA P Eng, untuk membahas penjajakan kerja sama pembangunan pabrik pengelolaan sampah berkonsep Zero Waste Material Recovery Plant, Selasa (24/02) siang, di ruang rapat Wali Kota.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, beserta jajaran terkait. Agenda utama pertemuan adalah memaparkan konsep dan peluang investasi pengolahan sampah modern di Banjarmasin yang saat ini menghadapi timbulan sampah mencapai sekitar 491,6 ton per hari.
Dalam pemaparannya, Keith Bambang Indrawan menjelaskan bahwa konsep Zero Waste Material Recovery Plant yang ditawarkan merupakan solusi komprehensif, mulai dari pengurangan sampah di sumber, optimalisasi sistem pemilahan, hingga pengolahan terpadu berbasis teknologi.
“Sampah organik akan diolah menjadi kompos yang memiliki nilai ekonomis. Sedangkan sampah residu tertentu akan diproses menggunakan teknologi pirolisis, sehingga dapat menghasilkan produk turunan yang lebih bernilai guna dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Teknologi pirolisis yang direncanakan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus mengonversi limbah menjadi produk alternatif seperti bahan bakar atau material turunan lainnya. Skema ini diharapkan tidak hanya menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai tambah dari limbah yang selama ini belum termanfaatkan optimal.
Dalam realisasinya, Mars akan menggandeng PT Benli Indonesia sebagai penyedia peralatan dan infrastruktur pendukung. PT Benli Indonesia diketahui merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang produksi alat-alat kebersihan dan sistem pendukung pengelolaan sampah.
Program ini sejalan dengan visi keberlanjutan Mars bertajuk “Green & Sustainable Future Together”, sebagai komitmen jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan solusi inovatif dan praktik bisnis yang berdampak positif terhadap lingkungan.
Wali Kota H M Yamin HR menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dalam upaya mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pemaparan dari pihak Mars. Apa yang disampaikan tentu akan kami kaji secara mendalam, khususnya terkait kesesuaian dengan kebutuhan, kondisi lapangan, serta regulasi yang berlaku di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan serius yang membutuhkan pendekatan inovatif dan kolaboratif. Jika rencana pembangunan pabrik Zero Waste tersebut dapat direalisasikan, maka diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan timbulan sampah harian, peningkatan nilai tambah limbah, hingga membuka peluang ekonomi baru berbasis pengelolaan lingkungan.
Langkah penjajakan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Banjarmasin tengah mengakselerasi reformasi sistem persampahan, dari sekadar pengumpulan dan pembuangan, menuju pengolahan terpadu berbasis teknologi dan prinsip keberlanjutan.(silvi/iniberita).
