Jelang Idul Fitri, Pemko Banjarmasin Sidak Harga Sembako: Daging Tembus Rp160 Ribu per Kg

oleh -1443 Dilihat
Teks foto.Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman didampingi Kadisperindag.

INIBERITA.id,BANJARMASIN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan monitoring langsung harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah titik distribusi, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Banjarmasin Siane Apriliawati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Ichrom Muftezar, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Monitoring diawali dengan peninjauan ke Pasar Tradisional Pekauman untuk melihat secara langsung perkembangan harga sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran.

Sekda Banjarmasin, Ikhsan Budiman, mengatakan pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pasokan bahan pokok di pasaran, khususnya saat permintaan masyarakat meningkat menjelang hari besar keagamaan.

“Kami melakukan pemantauan yang diawali di Pasar Pekauman dengan melihat beberapa komoditas utama seperti daging sapi, ayam, dan bawang. Memang ada kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar karena menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan permintaan,” jelas Ikhsan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp145 ribu per kilogram kini mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp160 ribu per kilogram. Selain itu, harga bawang merah juga naik dari Rp40 ribu menjadi sekitar Rp45 ribu per kilogram.

Setelah meninjau pasar tradisional, rombongan melanjutkan monitoring ke salah satu gudang distributor telur di Kelurahan Basirih. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan telur ayam ras bagi masyarakat Kota Banjarmasin tetap aman menjelang Idul Fitri.

Ikhsan mengungkapkan sebagian besar pasokan telur ayam ras yang beredar di Banjarmasin berasal dari Kabupaten Tanah Laut serta dari daerah Blitar, Jawa Timur.

“Telur ayam ras saat ini juga mengalami kenaikan harga dari sebelumnya sekitar Rp26 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu per kilogram. Namun dari sisi ketersediaan stok masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang ayam dan daging di Pasar Pekauman Hj Satuah mengatakan, harga ayam potong saat ini dijual berkisar antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

“Untuk ayam sekarang sekitar Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilo. Naiknya karena stok ayam agak kosong dan kondisi ini sudah terjadi sejak awal puasa. Sedangkan untuk daging sapi kualitas baik saat ini harganya sekitar Rp150.000 per kilogram,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah pun akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan stabilitas harga serta menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran agar tetap aman hingga perayaan Idul Fitri. (silvi/iniberita)