INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM terus mendorong transformasi koperasi agar beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui tata kelola yang modern, transparan, dan profesional.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin, melalui Kepala Seksi Organisasi dan Tata Laksana Bidang Kelembagaan, Fahrul Zani, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan Kharisma Sejahtera Bersama Tahun Buku 2025 yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Minggu (29/3/2026).
Menurut Fahrul, RAT merupakan agenda strategis sekaligus kewajiban yang harus dilaksanakan setiap koperasi sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi kinerja selama satu tahun sekaligus wadah untuk merumuskan rencana kerja dan strategi pengembangan usaha ke depan.
“Melalui RAT, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan keberlanjutan usaha demi kesejahteraan anggota,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, perkembangan koperasi di Kalimantan Selatan menunjukkan tren yang positif. Hingga Maret 2026, tercatat ribuan koperasi aktif tersebar di seluruh kabupaten/kota, yang menjadi indikator meningkatnya peran koperasi dalam menopang perekonomian daerah dan memperluas akses ekonomi masyarakat.
Meski demikian, peningkatan kualitas kelembagaan dan profesionalisme pengelolaan masih menjadi tantangan utama yang harus dihadapi koperasi, terutama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif dan perubahan pola ekonomi berbasis digital.
Pemerintah, lanjut Fahrul, terus mendorong koperasi untuk bertransformasi menjadi koperasi modern dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau good cooperative governance. Transformasi tersebut dilakukan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital dalam sistem administrasi dan pelayanan kepada anggota.
Selain itu, koperasi juga didorong untuk mengembangkan model bisnis berbasis kemitraan dan inklusif, sehingga mampu membuka akses yang lebih luas bagi anggota serta meningkatkan kualitas layanan, termasuk melalui sistem digital yang lebih efisien dan transparan.
Transparansi laporan keuangan serta penerapan standar akuntansi yang baik menjadi aspek penting dalam membangun kepercayaan anggota dan menjaga keberlanjutan organisasi. Hal ini dinilai sebagai fondasi utama bagi koperasi untuk tumbuh sehat dan berdaya saing.
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan turut mengapresiasi pelaksanaan RAT Koperasi Karyawan Kharisma Sejahtera Bersama sebagai bentuk komitmen dalam menjaga tata kelola organisasi yang akuntabel dan partisipatif.
“Dengan berbagai inovasi dan program yang dijalankan, koperasi diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai soko guru perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan,” tambahnya.
RAT ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan konsolidasi organisasi, mempererat kebersamaan, serta menyusun strategi pengembangan koperasi agar semakin adaptif, mandiri, dan memiliki daya saing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. (adv/iniberita).
