Bupati HST: Kemajuan Daerah Ditentukan Kualitas Guru, Bukan Sekadar Pembangunan Fisik

oleh -1435 Dilihat
Teks foto.Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal

INIBERITA.id, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui peran strategis para guru. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Halalbihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten HST di GOR Murakata, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri ribuan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan yang tergabung dalam organisasi profesi guru tertua di Indonesia. Momentum Halalbihalal dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus refleksi bersama terhadap peran pendidikan dalam membangun masa depan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para guru yang terus mengawal penerapan Kurikulum Adab dan Sopan Santun di lingkungan sekolah. Menurutnya, kurikulum tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan beretika.

“Momentum ini bukan hanya ajang saling memaafkan, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di daerah kita,” ujar Samsul Rizal.

Ia menekankan bahwa posisi guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing global. Tanpa peran guru yang kuat dan profesional, pembangunan di sektor lain tidak akan mampu menghasilkan dampak jangka panjang yang signifikan.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya, di mana peran guru menjadi penentu utama,” tegasnya.

Selain peningkatan kualitas akademik, Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai moralitas dan tata krama di kalangan peserta didik. Ia menyebutkan bahwa penerapan Kurikulum Adab dan Sopan Santun merupakan langkah konkret untuk membangun karakter siswa sejak dini.

“Kami terus mendorong peran guru dalam pembentukan karakter melalui penerapan Kurikulum Adab dan Sopan Santun agar lahir generasi yang cerdas sekaligus tahu tata krama,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program peningkatan kompetensi serta upaya memperjuangkan kesejahteraan guru. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong para pendidik semakin profesional dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

“Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak-hak para pendidik. Peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru menjadi bagian penting dari pembangunan pendidikan di HST,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh keluarga besar PGRI untuk tetap solid, menjaga integritas, dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Mari jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk mewujudkan pendidikan yang lebih maju, berkarakter, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(s3/iniberita).