Komitmen Layani Warga Hingga Ujung Kota, PAM Bandarmasih Targetkan Jaringan Pipa Tuntas 2026

oleh -1464 Dilihat
Teks foto. Komisi II DPRD Banjarmasin bersama jajaran Direksi PT AM Bandarmasih saat rapat di ruangan komisi II DPRD Banjarmasin.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – PT Air Minum (PAM) Bandarmasih (Perseroda) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata hingga ke wilayah paling ujung jaringan pelayanan. Target tersebut dicanangkan dapat terealisasi pada tahun 2026.

Direktur Operasional PAM Bandarmasih periode 2026–2031, Irwan Firmana menyampaikan, bahwa upaya ini menjadi prioritas utama perusahaan, terutama untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini, masih mengalami kendala distribusi air.

Komitmen tersebut disampaikan, usai pembahasan bersama Komisi II DPRD Kota Banjarmasin tentang LKPj Wali Kota Banjarmasin tahun 2025 yang mendorong, percepatan penyelesaian proyek pemasangan jaringan pipa baru di wilayah ujung pelayanan.

“Sesuai arahan Komisi II, proyek pemasangan pipa untuk wilayah ujung pelayanan harus dituntaskan pada 2026. Program ini sudah kami rencanakan dan masuk dalam penganggaran tahun depan,” ujar Irwan.

Untuk wilayah Banjarmasin Barat, PAM Bandarmasih akan memprioritaskan pembangunan jaringan di segmen Jalan A. Yani menuju Tawar Setoyo sepanjang sekitar 1,3 kilometer. Pekerjaan kemudian dilanjutkan dari kawasan Masjid Raya hingga Tower Setoyo dengan panjang berkisar 1,2 hingga 1,3 kilometer.

Selain itu, pengembangan jaringan juga akan menjangkau kawasan Pandan Sari serta berpotensi diperluas ke wilayah Andalas hingga Pasar Lama. Proyek lainnya yang telah mengantongi izin meliputi jalur Perdagangan, HKSN, SMP 13 hingga kawasan Alalak Tengah.

Secara keseluruhan, total panjang jaringan pipa yang akan dibangun mencapai sekitar 5 kilometer, dengan diameter pipa yang disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan.

Irwan memastikan seluruh perizinan telah rampung, termasuk dari pihak balai terkait, sehingga proyek kini siap memasuki tahap pelaksanaan.

“Perizinan sudah lengkap, jadi kami siap untuk segera mengeksekusi pekerjaan di lapangan,” tegasnya.

Dari sisi pembiayaan, proyek ini sepenuhnya menggunakan anggaran internal perusahaan. Untuk salah satu segmen utama, yakni jalan A. Yani menuju Jembatan Dewi hingga Tower Setoyo, nilai investasi diperkirakan mencapai Rp70 hingga Rp78 miliar. Pada segmen ini akan digunakan pipa berdiameter besar (800 mm) dengan metode pemasangan khusus.

Di samping pembangunan jaringan baru, PAM Bandarmasih juga terus berupaya menekan tingkat kehilangan air (non-revenue water) yang saat ini masih berada dik kisaran 28 persen. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah optimalisasi pembentukan zona District Meter Area (DMA).

“Cakupan DMA kita saat ini masih sekitar 50 persen. Ini akan terus kami tingkatkan dan menjadi fokus penting di tahun 2026,” jelas Irwan.

Ia menambahkan, seluruh program prioritas pembangunan jaringan ditargetkan rampung pada 2026, sementara optimalisasi sistem DMA diproyeksikan mencapai hasil maksimal pada periode 2027 hingga 2028.

Dengan langkah tersebut, PAM Bandarmasih optimistis kualitas layanan air bersih akan semakin meningkat dan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kota Banjarmasin, termasuk mereka yang berada di wilayah ujung pelayanan.(benk/iniberita).