Reses Perdana Saut Nathan Samosir, Warga Soroti Lambannya Pelayanan Puskesmas hingga Minimnya Penerangan Jalan di Pelambuan

oleh -387 Dilihat
Teks foto. Hari pertama pelaksanaan Reses Masa Sidang II Tahun 2026, anggota DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Hari pertama pelaksanaan Reses Masa Sidang II Tahun 2026, anggota DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir, dipenuhi berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat, dari Kelurahan Telaga Biru dan Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Kegiatan yang turut menghadirkan para lurah serta perwakilan sejumlah dinas terkait itu, menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, Saut Nathan Samosir mengatakan, seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah. Dari berbagai aspirasi yang disampaikan, persoalan pelayanan kesehatan di puskesmas menjadi keluhan yang paling banyak disoroti warga.

Salah seorang warga mengungkapkan, kekecewaannya terhadap pelayanan di puskesmas setempat, setelah ada pasien yang dinilai terlantar akibat lambatnya penanganan medis. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi evaluasi serius.

“Agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, maksimal, dan profesional,”kata Saut kepada wartawan. Minggu (12/7/2026).

Selain persoalan kesehatan ungkap Politisi PDI Perjuangan ini, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU), khususnya di RT 67 Kelurahan Pelambuan. Menurut warga, kondisi jalan yang gelap berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, sekaligus meningkatkan kerawanan tindak kriminal, pada malam hari.

Menanggapi hal tersebut, pihak terkait menyatakan, akan melakukan koordinasi dan komunikasi lebih lanjut, agar usulan pemasangan PJU di lokasi tersebut, dapat segera direalisasikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak dapat menghadiri kegiatan reses, sehingga sejumlah pertanyaan masyarakat yang berkaitan, dengan infrastruktur belum dapat dijawab secara langsung.

Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan berbagai persoalan sosial, termasuk terkait penanganan korban kecelakaan. Perwakilan Dinas Sosial menjelaskan, bahwa penanganan santunan korban kecelakaan bukan merupakan kewenangan dinas, melainkan menjadi ranah Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Dinas Sosial juga memberikan penjelasan, mengenai pendataan masyarakat miskin. Apabila terdapat warga yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial, masyarakat diminta tidak berkecil hati dan dapat langsung mendatangi kantor Dinas Sosial untuk melakukan pengusulan maupun pembaruan data sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Menutup kegiatan reses hari pertama tersebut, Saut Nathan Samosir menegaskan, seluruh aspirasi yang diterima akan dicatat dan diperjuangkan melalui DPRD Kota Banjarmasin, agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

” Saya berharap setiap permasalahan yang disampaikan masyarakat, baik di bidang kesehatan, infrastruktur maupun sosial, dapat ditindaklanjuti secara nyata sehingga pelayanan publik kepada masyarakat semakin baik,”ungkapnya.(silvi/iniberita).