Reses DPRD Banjarmasin Dibanjiri Keluhan, Kabel Semrawut Disebut Ancam Keselamatan Anak

oleh -354 Dilihat
Teks foto. Reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia dari Fraksi PKB.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Persoalan kabel listrik dan kabel optik yang semrawut menjadi keluhan utama warga saat Penelaahan Aspirasi Masyarakat (Reses) Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia, di Jalan Kelayan A, Gang Laila, Kelurahan Murung Raya, Minggu (12/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani, mulai dari kabel yang menjuntai hingga perbaikan infrastruktur lingkungan.

Hilyah Aulia mengatakan, kondisi kabel yang semrawut tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak.

“Pada reses hari ini kami banyak menerima keluhan masyarakat, salah satunya mengenai kabel-kabel listrik yang semrawut dan bahkan telah menyebabkan kecelakaan pada anak-anak. Ini harus segera ditangani,” ujar Hilyah usai kegiatan.

Ia menegaskan akan meminta pihak PLN segera melakukan penataan dan perbaikan kabel-kabel yang dinilai membahayakan warga.

“Saya akan meminta kepada pihak PLN agar segera memperbaiki kabel-kabel tersebut sehingga tidak lagi semrawut. Kondisi ini sangat berbahaya bagi masyarakat, khususnya anak-anak,” tegasnya.

Menurut Hilyah, persoalan serupa juga terjadi pada kabel jaringan internet atau kabel optik yang banyak terlihat menjuntai di sejumlah titik.

“Tidak hanya kabel listrik, kabel wifi juga banyak yang berantakan. Harapan kami, seluruh keluhan masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga lingkungan menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman,” katanya.

Selain persoalan kabel, warga juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan serta penyelenggaraan pelatihan bagi pelaku usaha dan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mandiri.

“Masih banyak jalan yang perlu diperbaiki. Selain itu masyarakat juga menginginkan adanya pelatihan-pelatihan kewirausahaan. Insya Allah program tersebut akan kami dorong agar bisa dilaksanakan di setiap kelurahan maupun RT,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 10 Kelurahan Murung Raya, Hadi, mengaku warga sudah lama mengeluhkan kabel optik yang menjuntai rendah hingga membahayakan pengguna jalan.

“Bahkan kemarin baru saja terjadi kecelakaan yang melibatkan anak-anak akibat kabel tersebut.

Kabelnya menjuntai dan mudah dijangkau. Kami berharap pihak terkait segera memperbaikinya agar tidak ada lagi korban,” ungkap Hadi.

Warga berharap pemerintah bersama pihak terkait, termasuk PLN dan penyedia layanan internet, segera melakukan penataan kabel demi mencegah terulangnya kecelakaan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman.(silvi/iniberita).