Akses Jalan Utama Kampung Hijau Ambruk, Dewan Desak Pemerintah Segera Bangun Jalan Darurat

oleh -2684 Dilihat
Teks foto (Istimewa). Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Akses jalan utama di kawasan Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, dilaporkan ambruk pada Rabu (6/8/2025) pagi. Kondisi ini membuat jalur transportasi warga terputus dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat, salah satu adalah dengan membangun jalan darurat, agar mobilitas warga dapat kembali berjalan normal.

“Kami minta Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR segera ambil langkah tanggap darurat. Jangan sampai warga terlalu lama terisolasi akibat kerusakan jalan ini,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, ambruknya akses jalan utama di Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu merupakan musibah yang sangat memprihatinkan.

Jalan ini bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi menjadi nadi utama mobilitas warga dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat setempat. Kejadian ini secara langsung mengganggu aktivitas harian warga, bahkan bisa berdampak terhadap sektor ekonomi lokal dan keselamatan warga yang melintas.

“ Kami mendorong agar dilakukan penanganan darurat dan percepatan pembangunan kembali akses jalan tersebut, dengan melibatkan partisipasi masyarakat lokal dalam proses musyawarah dan pengambilan keputusan. Penanganan jangka panjang juga penting, seperti penguatan struktur jalan dengan teknologi yang sesuai karakteristik bantaran sungai dan adaptif terhadap perubahan iklim,”ungkapnya.

Lebih jauh wakil rakyat ini menjelaskan, peristiwa ini untuk pengingatkan, bahwa perencanaan infrastruktur harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya mengejar estetika, tapi juga memperhatikan aspek teknis, daya tahan dan keberlanjutan.

Yang terpenting dalam peristiwa ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas PUPR Banjarmasin  untuk titian yang ambruk akan segera di kerjakan, karena pekerjaan tersebut sudah berkontrak dan kontraktor pelaksana sudah mulai pekerjaan di lapangan.

“Kita akan segeranya meninjau secara langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan,”jelasnya.

Sebelumnya, Ketua RT02 Miftah Kampung Hijau mengungkapkan,  ambruknya akses jalan Utama warga ini, diduga akibat kondisi struktur yang rapuh dan tergerus aliran air sungai. Warga berharap perbaikan permanen dapat dilakukan setelah penanganan darurat, mengingat akses tersebut menjadi jalur vital menuju permukiman.

Untuk membantu warga saat ini terjebak, pihaknya masih menunggu bantuan transportasi air bermesin untuk mengevakuasi, para penghuni yang terjebak  di rumah, karena jalur darat sudah tak lagi bisa dilewati.

Dengan harapan besar, pihaknya atas nama warga meminta kepada Pemerintah Kota  Banjarmasin, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)nya, segeranya turun tangan dan bangunkan akses jalan darurat, lebihnya memperbaiki akses utama, dengan kontruksi lebih kuat jalan dibantaran sungai, sehingga peristiwa ini tidak terulang lagi.

“Warga kami berharap Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR segeranya memperbaikinya, dengan kondisi lebih kuat akses jalan dibantaran sungai ini,”tambahnya.(benk/iniberita).