Bidik Kebangkitan di PPE 2026, Pemkab HST Matangkan Evaluasi Pengarusutamaan Gender

oleh -1284 Dilihat
Teks foto. Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten HST Syahbidin.

INIBERITA.id, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai mematangkan persiapan menghadapi penilaian Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG/PPE) Tahun 2026 dengan menggelar rapat tindak lanjut evaluasi pengisian mandiri Pengarusutamaan Gender (PUG).

Rapat yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten HST tersebut berlangsung di Aula Dinas Sosial PPKB PPPA, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Rapat difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor serta sinkronisasi data sebagai bagian dari optimalisasi implementasi PUG di daerah.

Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten HST, Syahbidin, menegaskan bahwa rapat evaluasi ini merupakan tahapan strategis dalam menghadapi penilaian PPE 2026. Menurutnya, seluruh tim telah bergerak intensif, baik tim driver maupun operator, guna memastikan kesiapan dokumen dan substansi penilaian.

“Dalam rangka persiapan penilaian PPE tahun 2026, kami terus melakukan berbagai rapat dan langkah persiapan secara intensif. Harapan kami, tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam penilaian PPE,” ujar Syahbidin.

Ia juga menekankan pentingnya kesamaan pemahaman antar perangkat daerah dan kecamatan terkait peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pengisian mandiri PUG. Dengan demikian, pelaksanaan PUG di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Melalui rapat tindak lanjut evaluasi ini, Pemkab HST optimistis kualitas perencanaan dan penganggaran responsif gender akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender. (s3/iniberita)