Bupati Samsul Rizal Beberkan LKPJ 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, DPRD Diminta Kawal Evaluasi Pembangunan

oleh -1399 Dilihat
Teks foto, Bupati Samsul Rizal bersama Ketua DPRD Kabupaten HST menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kabupeten HST.

INIBERITA.id, BARABAI – Bupati Samsul Rizal secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang digelar, di Gedung DPRD Hulu Sungai Tengah, Kamis (26/3/2026).

Penyampaian LKPJ tersebut, menjadi bentuk akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kepada legislatif, sekaligus laporan resmi atas pelaksanaan program pembangunan selama satu tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Samsul Rizal menegaskan bahwa penyusunan LKPJ 2025 mengacu pada dokumen perencanaan daerah, yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026 yang menjadi pedoman arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, LKPJ bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga instrumen penting untuk mengukur capaian pembangunan serta mengevaluasi efektivitas program yang telah dilaksanakan.

“Berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat. Namun, hal ini tidak membuat kita berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, pemerintah daerah memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.  Beberapa capaian utama yang disampaikan antara lain adalah,
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat sebesar 1,27 persen.

Angka kemiskinan turun menjadi 5,03 persen, Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 2,5 persen, Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,01 persen, Pendapatan per kapita meningkat sebesar 7,49 persen.

Capaian ini dinilai, sebagai hasil dari konsistensi pelaksanaan program prioritas daerah, terutama di sektor pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Meski menunjukkan kinerja positif, Samsul Rizal mengakui, masih terdapat berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan pembangunan.

Tantangan tersebut, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi penting untuk perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas program ke depan, Ia menekankan, bahwa evaluasi dari DPRD terhadap LKPJ sangat diperlukan, agar arah pembangunan daerah, tetap berada di jalur yang tepat dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“LKPJ ini kami susun tidak hanya untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif di tahun berikutnya,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan baik legislatif, perangkat daerah, maupun masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut dinilainya, menjadi kunci untuk mewujudkan visi Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera dan bermartabat, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna DPRD selanjutnya, dijadwalkan akan memasuki tahap pembahasan dan pemberian rekomendasi, terhadap LKPJ 2025 sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintah daerah pada tahun berjalan.(s3/iniberita).