Data Desil Bermasalah, Saut Desak Dinsos Tambah Tim Verifikasi Bansosi

oleh -535 Dilihat
Teks foto. Reses hari keempat Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir, di Kedai 99 Trisakti,=.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Persoalan data desil penerima bantuan sosial (bansos) menjadi keluhan utama masyarakat dalam kegiatan reses hari keempat Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, di Kedai 99 Trisakti, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri warga dari Kelurahan Pelambuan dan Kuin Cerucuk. Mereka menyampaikan keluhan terkait pendataan penerima bansos, terutama mengenai warga yang merasa memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, tetapi belum terakomodasi dalam data.

Menanggapi keluhan tersebut, Saut menegaskan bahwa persoalan data desil perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat kurang mampu terhadap program bantuan pemerintah.

Menurutnya, pembenahan data dan percepatan proses verifikasi menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sebagai upaya menindaklanjuti persoalan itu, pihaknya telah mengusulkan kepada Dinas Sosial agar menambah tim verifikasi. Penambahan tim diharapkan dapat mempercepat pemeriksaan sekaligus pemutakhiran data masyarakat agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

“Persoalan desil ini menjadi perhatian kami karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat tidak mampu. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Saut menilai, ketepatan data penerima bansos masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama instansi terkait. Oleh karena itu, koordinasi dan evaluasi secara berkala terhadap data masyarakat perlu terus dilakukan untuk meminimalkan kesalahan dalam penetapan penerima bantuan.

Ia berharap, percepatan verifikasi dan pembenahan data dapat menjadi solusi atas keluhan masyarakat. Dengan demikian, persoalan desil yang selama ini dikeluhkan warga diharapkan dapat berkurang pada 2027.

Selain persoalan bansos, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai kondisi infrastruktur lingkungan, khususnya jembatan dan siring di kawasan Kuin Cerucuk.

Menanggapi aspirasi tersebut, Saut mengatakan pihaknya akan mencatat dan menyampaikan usulan perbaikan kepada instansi terkait. Khusus untuk perbaikan siring, aspirasi warga akan diteruskan kepada gubernur agar mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan.

Ia menegaskan, berbagai masukan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses merupakan bahan penting untuk memperjuangkan kebutuhan warga melalui fungsi legislatif serta koordinasi dengan instansi terkait.

“Harapan kami, aspirasi masyarakat ini tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga bisa ditindaklanjuti sehingga kebutuhan warga dapat terakomodasi dengan baik,” pungkasnya. (benk/iniberita)