Dukung Penanganan Tanggap Darurat Bencana, Polda Kalsel Siapkan 1.200 Personel

oleh -1811 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU- Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menegaskan komitmennya dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat memasuki musim hujan. Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, saat memimpin pengecekan kesiapsiagaan peralatan dan personel pada apel tanggap darurat bencana yang melibatkan BNPB, BPBD, TNI, serta unsur terkait lainnya.

“Kita sudah sama-sama menyaksikan penggelaran peralatan dan personel. Dan ini sebagian saja dari apa yang sebenarnya sudah kita siapkan di Mako,” ujar Kapolda Irjen Pol Yudha, di Banjarbaru, Rabu (5/11/2025).

Kapolda mengungkapkan, Polda Kalsel telah menyiapkan sekitar 1.200 personel yang siap digerakkan sewaktu-waktu untuk mendukung operasi penanganan darurat di lapangan. Ribuan personel ini dibekali peralatan evakuasi, perlengkapan logistik, hingga sarana pelayanan untuk masyarakat terdampak.

“Setiap saat siap digerakkan, baik digunakan oleh BNPB, BPBD, maupun dalam operasi terpadu lainnya,” tegasnya.

Selain kesiapan personel, Kapolda juga memaparkan adanya tambahan peralatan dari Mabes Polri untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah Kalsel. Di antaranya, dua unit kendaraan dapur lapangan (Randur Lap) dari Brimob, serta rencana pengiriman dua unit tambahan dari Korsabhara.

“Kita juga punya tiga kendaraan water treatment yang mampu memproduksi air siap minum, baik dari sumber air kotor maupun air asin,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan dapur lapangan dan kendaraan pengolah air bersih menjadi komponen vital dalam penanganan cepat di lokasi bencana, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti makanan dan air minum.

Kapolda Yudha memastikan, Polda Kalsel akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, relawan, hingga lembaga penanggulangan bencana dalam upaya mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana.

“Yang terpenting, semua unsur harus bergerak terpadu dan responsif sehingga penanganan bencana bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutupnya. (adv/iniberita)