Efisiensi Anggaran, Pemko Banjarmasin Beli Ekskavator Amphibios Sebesari Rp 7,2 Miliar Untuk Sungai

oleh -2555 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Seluruh dinas, badan dan instansi ditahun 2025 melakukan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, membeli alat berat sejenis ekskavator amphibior, sebesar Rp 7,2 miliar rupiah hanya untuk sungai.

Alat ekskavator amfibi senilai miliran untuk operasikan, sebagai optimalisasikan revitalisasi dan bntuk keseriusan pemerintah kota upaya penanganan sampah dan normalisasi sungai dalam penanganan banjir.

“Pemko Banjarmasin kini memiliki armada baru yang dibeli oleh Dinas PUPR di Tahun 2025, dalam upaya mengoptimalkan revitalisasi sungai,”ungkap Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, disela-sela  prosesi batapung tawar.  di Pusat Daur Ulang (PDU) Sungai Gampa. Minggu (8/6/2025) pagi.

Menurut Yamin keberadaan eksavator ini, menjadi solusi yang dapat mengoptimalkan pembersihan sungai, serta melakukan sedimentasi sungai besar di Kota Banjarmasin.

Selain berfungsi untuk melakukan pengerukan, alat ekskavator amphibi ini juga dapat difungsikan sebagai menangani sampah yang ada di kawasan sungai Martapura.

“Alat ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan semestinya, dan juga bisa menjadi suatu alat untuk pengerukan sungai atau mengangkut eceng gondok yang ada di sungai, “ujar Yamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menjelaskan, pembelian alat ekskavator amphibi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemko Banjarmasin untuk revitalisasi sungai.

Pembelian alat berat ini diharapkan mampu menjawab tantangan kompleks, dalam menjaga kelestarian sungai yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. pengelolaan alat ekskavator apung ini akan dikelola UPTD Sungai dan Drainase di Dinas PUPR Banjarmasin, kehadiran ekskavator amphibi ini, menjadi angin segar bagi upaya penanganan sampah dan lumpur yang selama ini seringkali menjadi kendala.

Alat ini memiliki kemampuan untuk beroperasi, baik di darat maupun air, membuatnya ideal untuk kondisi sungai di Banjarmasin yang bervariasi kedalamannya dan sulit dijangkau alat biasa.

“Anggaran pembelian ekskavator amphibi kapasitas 20 ton dan super long ini lumayan besar, sebesar Rp 7,2 miliar dari APBD 2025,”jelasnya.(benk/iniberita).