INIBERITA.id, BANJARBARU- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mencatat adanya peningkatan signifikan pada kinerja ekspor daerah, khususnya dari sektor perikanan dan kelautan. Produk unggulan seperti kepiting, cumi, dan belut kini tengah dibanjiri permintaan dari berbagai negara. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Banjarbaru, Selasa (2/12/2025).
“Untuk ekspor, kita mendapat kenaikan cukup baik pada hasil perikanan dan kelautan. Kepiting, cumi, bahkan belut kini mendapat pesanan dari berbagai negara. Data lengkapnya akan kami sampaikan, dan tren ini menunjukkan peningkatan nyata pada ekspor sektor perikanan kita,” ujar Gia.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas ekspor ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Peningkatan permintaan ini tentu berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang kini mampu menembus pasar luar negeri,” jelasnya.
Melihat besarnya potensi tersebut, Dinas Perdagangan Kalsel menargetkan pembentukan Ekspor Center pada tahun depan. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi para pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke kancah internasional.
“Ekspor Center yang kita rencanakan akan menyediakan konsultan ekspor, layanan bea dan cukai, serta petugas yang dapat menerbitkan SKA atau Surat Keterangan Asal Barang,” ungkap Gia.
SKA merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki setiap produk yang akan diekspor, dan penerbitannya dilakukan melalui Dinas Perdagangan.
Dengan hadirnya Ekspor Center, proses ekspor diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi, sehingga membuka peluang lebih besar bagi produk unggulan Kalimantan Selatan untuk bersaing di pasar global.(adv/iniberita).





