Fathul Jannah Genjot Posyandu Wasaka 6 SPM, Target 2030 Seluruh Posyandu Kalsel Aktif dan Terintegrasi

oleh -1351 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mendorong percepatan implementasi Posyandu Wasaka 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat hingga ke tingkat keluarga.

Komitmen tersebut disampaikannya saat memimpin rapat persiapan Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penyelenggaraan Posyandu Wasaka 6 SPM sekaligus finalisasi Rencana Strategis (Renstra) Posyandu Kalimantan Selatan Tahun 2026–2030 di Aula Sasangga Banua Eks Kantor Gubernur Km 0 Banjarmasin, Selasa (2/6/2026).

Dalam arahannya, Hj. Fathul Jannah menegaskan bahwa Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang pelayanan dasar masyarakat. Karena itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta aktif terlibat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Posyandu bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Kita ingin mewujudkan Posyandu Wasaka 6 SPM yang berkualitas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Renstra Posyandu Wasaka 6 SPM 2026–2030 disusun sebagai arah pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga yang terintegrasi, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, sosial, pangan dan gizi, lingkungan hidup, hingga perlindungan perempuan dan anak.

Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan daerah harus mulai diselesaikan dari lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, Posyandu perlu diperkuat agar menjadi pusat layanan dasar yang mudah diakses, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui Posyandu Wasaka 6 SPM, kita ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih terintegrasi, dan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Isteri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin tersebut menambahkan, penguatan Posyandu juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, termasuk target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan sebesar 8,1 persen pada tahun 2030 serta persiapan menuju Gerbang Logistik Kalimantan 2045.

Dalam rapat itu turut dipaparkan sejumlah target strategis yang ingin dicapai pada 2030, di antaranya seluruh Posyandu di Kalimantan Selatan aktif menjalankan layanan 6 SPM, seluruh kecamatan memiliki Pokjanal Posyandu aktif, seluruh keluarga terdata dalam sistem, serta seluruh kabupaten/kota terhubung melalui Dashboard Posyandu Wasaka.

“Target ini hanya bisa dicapai melalui kolaborasi dan komitmen bersama. Saya optimistis Posyandu Wasaka dapat menjadi model pelayanan dasar yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (adv/iniberita)