lNIBERITA.id, BARABAI- Kesiapan pelayanan RSUD H Damanhuri (RSHD) Barabai akan diuji, dalam serangkaian agenda penilaian dan evaluasi sepanjang Oktober 2026.
Bukan hanya kelengkapan administrasi yang menjadi perhatian. Pemahaman petugas terhadap prosedur kerja, indikator mutu hingga kesiapan menghadapi kondisi darurat turut menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum agenda penilaian berlangsung.
Kabid Pelayanan Medik dan Penunjang Medik RSHD Barabai dr Era Ery Dhani, mengingatkan hal tersebut saat apel pagi. Rabu (30/09/2026).
Ia menyebut setidaknya ada tiga agenda yang akan dihadapi RSHD Barabai pada Oktober. Penilaian Ombudsman dijadwalkan 6 Oktober, disusul visitase pengampuan pelayanan jantung dari RSUD Ulin Banjarmasin pada hari yang sama.
Sedangkan survei akreditasi rumah sakit berlangsung selama tiga hari, 13–15 Oktober 2026.
Menurut Era, rangkaian agenda tersebut menjadi momentum untuk memastikan setiap unit tidak hanya memiliki standar pelayanan, tetapi juga memahami dan menjalankannya.
Salah satu yang kembali ditekankan adalah Standar Prosedur Operasional (SPO). Petugas di masing-masing ruangan diminta mengetahui prosedur yang berlaku sekaligus lokasi dokumennya.
“Semua yang bertugas di ruangan sebaiknya mengetahui, mana SPOl nya dan ada di mana,” tegasnya.
Kesiapan juga diminta terlihat dari hal-hal yang bersentuhan langsung dengan operasional rumah sakit. Mulai indikator mutu pelayanan, pengelolaan tempat sampah hingga kepastian jadwal petugas.
Perhatian khusus diberikan terhadap tim Code Blue dan Code Red. Petugas yang masuk dalam jadwal tim tersebut diminta memastikan keberadaannya ketika sewaktu-waktu diperlukan.
“Jangan sampai ketika dibutuhkan, petugas yang bertanggung jawab pada tim code blue dan code red tidak berada di tempat,” ujarnya.
Dengan agenda penilaian yang berlangsung berdekatan, Era meminta seluruh jajaran tidak menunggu pemeriksaan untuk berbenah.
Kesiapan, kata dia, harus tercermin dalam aktivitas pelayanan sehari-hari sehingga standar yang dinilai bukan sekadar terpenuhi di atas kertas, tetapi benar-benar dipahami dan dijalankan oleh petugas di lapangan. (s3/iniberita).
