INIBERITA.id, BANJARMASIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja bersama mitra kerjanya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (12/03/2026) siang.
Rapat yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Kalsel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Mustaqimah. Agenda pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung pemaparan progres berbagai program pembangunan serta proyek strategis yang dirancang oleh Bappeda dalam periode perencanaan pembangunan daerah.
Mustaqimah menjelaskan, dalam rapat tersebut pihaknya meminta penjelasan terkait rencana dan perkembangan program prioritas yang akan dijalankan pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan.
“Hari ini rapat juga langsung dihadiri oleh Kepala Bappeda Kalsel. Mereka memaparkan berbagai program dan proyek strategis serta unggulan yang direncanakan untuk periode 2025 hingga 2029,” ujar Mustaqimah.
Dalam pemaparan tersebut, salah satu rencana yang turut menjadi perhatian adalah proyek pembangunan jalur kereta api barang yang direncanakan akan menghubungkan Kalimantan Selatan dengan wilayah Kalimantan Timur hingga negara tetangga Malaysia.
Menurut Mustaqimah, rencana pembangunan jalur kereta api logistik ini dinilai sangat strategis mengingat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu pintu gerbang menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan adanya jalur kereta api tersebut, diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas angkutan berat di jalan raya yang selama ini didominasi oleh kendaraan pengangkut hasil tambang, perkebunan kelapa sawit, maupun berbagai hasil bumi lainnya.
“Kereta api ini diharapkan dapat mengurangi beban jalan dari angkutan tambang, sawit, serta hasil bumi lainnya, sekaligus mempercepat distribusi logistik menuju kawasan IKN,” jelasnya.
Meski demikian, Mustaqimah menegaskan bahwa rencana tersebut masih berada pada tahap perencanaan awal. Pihaknya berharap proyek tersebut nantinya dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Ia juga berharap jalur kereta api yang direncanakan tidak hanya menghubungkan Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Timur maupun Malaysia, tetapi juga dapat menjangkau berbagai titik strategis di kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
“Harapannya ke depan jalur kereta api ini tidak hanya menuju Kaltim dan Malaysia, tetapi juga bisa terhubung dengan daerah-daerah strategis di kabupaten dan kota di Kalsel sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(sop/iniberita).
