Komisi III DPRD Kalsel “Tagih” Hilirisasi dan Pemerataan CSR ke PT Adaro, Soroti Dampak Tambang bagi Seluruh Daerah

oleh -1423 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, JAKARTA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke PT Adaro Indonesia di Jakarta guna memastikan program hilirisasi batubara berjalan sesuai harapan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalsel sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan pertambangan berkelanjutan, termasuk reklamasi, pascatambang hingga pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah menegaskan, pihaknya ingin memastikan keberadaan perusahaan tambang besar seperti PT Adaro Indonesia tidak hanya sebatas mengambil sumber daya alam, tetapi juga menghadirkan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat daerah.

“Kita ke PT Adaro yang ada di Jakarta untuk melihat bagaimana proses hilirisasi yang dilakukan oleh PT Adaro. Karena bagaimanapun juga PT Adaro merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Kalimantan Selatan. Sehingga kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, tidak hanya pengambilan bahan tambangnya saja, tetapi juga manfaat ke depan untuk masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya di sela kunjungan kerja, Senin (11/5/2026).

Menurut Mustaqimah, hilirisasi menjadi hal penting agar hasil tambang tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, melainkan mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain menyoroti hilirisasi, Komisi III DPRD Kalsel juga memberi perhatian serius terhadap dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan batubara yang dinilai tidak hanya dirasakan masyarakat di kawasan ring satu maupun ring dua perusahaan, tetapi juga berdampak lebih luas terhadap kondisi lingkungan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Karena itu, DPRD meminta agar program CSR PT Adaro Indonesia dapat dilaksanakan secara lebih merata dan menyentuh masyarakat luas di berbagai daerah di Kalsel.

“Iya harapannya CSR ini tentu saja sampai kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, karena dampak lingkungan yang akan dihadapi masyarakat tidak saja di ring satu, dua, tiga saja, tetapi seluruh Provinsi Kalimantan Selatan akan merasakan dampaknya,” tegasnya.

Sementara itu, Head External Relations PT Adaro Indonesia, Muhammad Antonio Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi III DPRD Kalsel dan berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat komunikasi serta sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.

Antonio menegaskan, PT Adaro Indonesia berkomitmen menjalankan pengelolaan pertambangan yang berkelanjutan, termasuk reklamasi, pengelolaan pascatambang, hilirisasi, serta pelaksanaan program CSR yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Tadi secara garis besar sudah kami sampaikan dalam pertemuan hari ini. Dan komitmen kita tentunya kehadiran Adaro akan memberikan kontribusi terbaik untuk daerah sekitar, tidak hanya di ring satu, di ring dua, tapi secara global dan keseluruhan, termasuk untuk pemerintah daerah provinsi,” pungkasnya. (sop/iniber