Pembenahan Total

oleh -1876 Dilihat
Teks foto. Ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie bersama CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Usai pertandingan PSIS Semarang vs Barito Putera, grup WA  banyak komentar yang masuk ada yang mendukung dan  ada juga menghujat. Kendati Barito Putera menang, namun tidak terhindar dari degradasi setelah Semen Padang menundukkan Arema Malang.

“Saya menunduk, memeluk syal kuning hitam yang sudah lama tidak dipakai.  Saya selalu cinta klub yang pernah turun kasta, tapi tetap setia. Sepak bola tidak selalu soal kemenangan,”ungkap Ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie. Minggu (25/5/2025)

Zainal Hilmie mengatakan, kemenangan memang penting, namun ada aspek lain yang tak kalah signifikan, seperti kekeluargaan, kebersamaan, persahabatan dan semangat juang.

Dirinya yakin bahwa CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman akan melakukan pembenahan total untuk menata tim, dengan fokus pada pengembangan pemain muda, pemilihan pemain termasuk pelatih, pengelolaan keuangan yang efektif, peningkatan infrastruktur dan membangun hubungan positif, dengan masyarakat dan suporter.

Sebenarnya strategi ini sudah dilakukan Hasnuryadi, namun perlu juga dievaluasi, kemudian untuk meningkatkan prestasi, daya saing dan keberlanjutan klub secara keseluruhan.

“Maka perlu ada sosok (bisa pelatih atau manager) yang disegani dan dihormati di tim Barito sebagai penyambung komunikasi pemain dengan CEO Barito Putera Hasnuryadi,”katanya.

Hilmie panggilan akrabnya menegaskan, meskipun mengalami kegagalan, tetaplah optimis dan percaya bahwa ada kesempatan untuk kembali ke liga 1, dirinya menyadari siapa kita sebenarnya saat kalah.

Barito kini berada di titik terbawah, tapi seperti Napoli mereka bisa bangkit-asal mau berbenah,” Bahkan skudeto liga seri A 2024/2025 adalah Napoli dengan pelatih Antonio Conte menyingkirkan klub besar Inter Milan dan Juventus,”tegasnya. (ril/iniberita).