Pemko Banjarmasin Segara Rapat Internal Bahas Dugaan Agen Permainkan Diatas HET

oleh -1866 Dilihat
Teks foto.Kepala Bagian Perekomonian dan Sumber Daya Alam (SDA) kota Banjarmasin Siane Apriliawati, saat berikan gas elpiji 3 kg sama warga secara simbolis resminya operasi pasar tersebut.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Kepala Bagian Perekomonian dan Sumber Daya Alam (SDA) kota Banjarmasin Siane Apriliawati menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin akan melakukan rapat internal untuk membahas dugaan permainan harga tabung gas bersubsidi 3 kilogram di tingkat pengecer. Kamis (3/7/2025)

Siane mengatakan bahwa rapat ini akan membahas pegawasan distribusi elpiji 3kg sesuai regulasi yang berlaku.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan rapat internal yang dimana melibatkan pihak terkait seperti Pertamina dan Forkopimda,” ungkap Siane, saat di wawancarai setelah usai kegiatan.

Pemerintah kota (Pemko) Banjarmasin berkomitmen tegas untuk memperketat pengawasan, terutama terhadap dengan para pengecer yang kerap di tunding memainkan harga.

“Kita juga perlu mengingatkan kembali kepada para agen, pangkalan, termasuk dengan pengecer yang dimana pengecer ini sebenarnya diperbolehkan menjual gas elpiji 3kg asalkan mereka resmi terdaftar di pangkalan yang sesuai dengan domisilinya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengecer ini hanya boleh mendapat jatah maksimal 10% dari kuota gas yang diterima oleh pangkalan. Jika hal ini tidak terdaftar dengan secara resmi, maka pengecer tidak diperkenankan menjual gas elpiji bersubsidi.

” Hasil koordinasi jumlah pangkalan gas elpiji
subsidi yang ada di kota Banjarmasin saat ini mencapai 730 unit, dan setiap pangkalan tersebut mendapatkan pasokan yang bervariasi tergantung pada alokasi dri agen, dengan estimasi antara 600 hingga 1.000 tabung gas elpiji setiap bulannya,” tambahnya.(silvi/iniberita).