INIBERITA.id, JAKARTA – Penanganan sampah dilakukan secara prioritas, setelah dilantik di Istana Negara Jakarta, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin terpilih akan tancap gas dalam 100 hari kerjanya.
Pasangan HM Yamin HR dan Hj Ananda akan menjalani retret selama semala sepekan di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah, mereka berkomitmen akan menuntaskan masalah sampah tersebut.
Permasalahan yang ditinggalkan dari pemerintahan sebelumnya, Wali Kota HM Yamin HR dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, tetap menyelesaikan dan tidak boleh dibiarkan dan tak boleh berhenti, hal ini tentunya tugas pemerintahannya kedepan.
Dengan demikian, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menginstruksikan wakilnya Ananda untuk bergerak cepat untuk mengataskan, darurat sampah yang mengancam wajah Kota Seribu Sungai tersebut.
Pasangan Yamin dan Ananda panggilan akrabanya, telah menyiapkan 22 program kerja, salah satunya penanganan sampah, sebagai prioritas utama untuk saat ini, bahkan sebelum resmi dilantik, mereka sudah melakukan berbagai konsolidasi, dengan akademisi guna mencari solusi jitu mengatasi krisis ini.
Langkah cepat pun disiapkan mereka, terutama soal konsep pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih, akan segeranya dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Mereka meminta kelonggaran, agar TPA Basirih tidak ditutup sepenuhnya, melainkan dioptimalkan dengan teknologi pengolahan terbaru, sehingga pemerintahan dapat bernapas untuk mengatasi darurat sampah ini.
“Sebenarnya ada 22 program yang kami kerjakan, Namun saat ini kami mau tambahkan yang menjadi prioritas adalah penanganan masalah sampah dan sungai,” ujar Yamin. Kamis (20/2/2025)
Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda menambahkan, tak hanya mengandalkan sumber daya lokal, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin juga mendapat dukungan dari Jepang, seorang profesor ahli tata ruang dari Negeri Sakura, dikabarkan akan datang ke Banjarmasin untuk memberikan solusi konkret, dalam mengatasi krisis sampah ini.
“Beliau datang sendiri ke Banjarmasin untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, terkait darurat sampah. Jadi kita akan langsung bekerja,”ungkap Ananda menambahkan.(benk/iniberita).
