INIBERITA.id, BANJARBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan, menggelar rapat formatur penyusunan calon pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB kabupaten/ kota se-Kalimantan Selatan untuk masa bakti 2026–2031.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW PKB Kalsel, Jalan Landasan Ulin, Banjarbaru tersebut, menjadi tahapan penting dalam pembentukan kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat mesin organisasi, sekaligus mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Rapat formatur dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP PKB H Muhaimin Iskandar, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris DPW PKB Kalsel Hilyah Aulia.
Dalam arahannya, Muhaimin menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan tidak boleh dipandang sebatas memenuhi kebutuhan administratif organisasi. Menurutnya, kepengurusan yang dibentuk harus menjadi tim pergerakan yang solid, aktif, dan hadir di tengah masyarakat.
“Kepengurusan yang dibentuk bukan sekadar memenuhi struktur organisasi, tetapi harus menjadi tim pergerakan. Pengurus yang dipilih harus memiliki kemauan untuk berjuang, siap hadir di tengah masyarakat, dan mampu menghidupkan organisasi,” ujar Hilyah Aulia saat membacakan arahan Ketua Umum DPP PKB.
Muhaimin juga menekankan, pentingnya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah, agar organisasi dapat bergerak secara berkelanjutan dan tidak hanya aktif menjelang pelaksanaan pemilihan umum.
“Struktur partai harus hidup sampai ke bawah. Jangan sampai organisasi hanya aktif saat momentum pemilu. Penguatan organisasi harus dilakukan sejak sekarang agar mampu menjalankan fungsi pelayanan dan perjuangan bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain penguatan struktur, DPP PKB meminta seluruh jajaran partai mulai mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang dengan memperluas komunikasi politik dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Persiapan pemilu harus dimulai dari sekarang. Rangkul semua elemen, bangun komunikasi yang baik, dan hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalsel Ahmad Cucun Syamsurijal menjelaskan, mekanisme penyusunan struktur kepengurusan DPC PKB di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Ia meminta kader yang nantinya, mendapat amanah dalam kepengurusan baru untuk menunjukkan kinerja terbaik serta terus melakukan pembenahan tata kelola organisasi, agar semakin profesional, efektif, dan mendapat kepercayaan masyarakat.
“Kepengurusan yang terbentuk nantinya harus mampu menunjukkan kinerja terbaik. Tata kelola organisasi juga harus terus diperbaiki agar PKB semakin kuat dan dipercaya masyarakat,” katanya.
Ahmad Cucun juga mengingatkan, pentingnya menjaga soliditas internal partai, sebagai modal utama menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Solidaritas dan kebersamaan harus terus dijaga. Mulai sekarang kita juga harus menyiapkan kader-kader terbaik agar PKB mampu meraih kemenangan yang lebih besar pada pemilu yang akan datang,” ujarnya.
Ia berharap, proses penyusunan kepengurusan DPC PKB masa bakti 2026–2031, dapat menghasilkan figur-figur yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan komitmen kuat untuk membesarkan partai serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di seluruh Kalimantan Selatan. (benk/iniberita).
