Polda Kalsel Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, 2.400 Lebih Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Ketupat Intan

oleh -1596 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menegaskan kesiapan penuh dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Intan 2026 yang digelar di Rupatama Polda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (10/3/2026).

Dalam rapat tersebut, berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi terkait dilibatkan guna memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Ketua DPRD, Wakajati, Gubernur Kalimantan Selatan, Danrem, Danlanal, Danlanud, Kabinda, serta instansi terkait lainnya. Fokus utama rapat ini adalah menyiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pengamanan mudik tahun ini tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat terjadi selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), potensi kecelakaan lalu lintas, hingga dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

“Kita mengantisipasi berbagai tantangan, baik perkembangan situasi global maupun nasional, termasuk kondisi kamtibmas di Kalimantan Selatan. Selain itu, kita juga memperhatikan faktor cuaca atau iklim yang dapat memicu bencana hidrometeorologi maupun kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalimantan Selatan menyiapkan ribuan personel gabungan yang akan disebar di berbagai wilayah untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.

“Untuk pengamanan ini kami mengerahkan 1.166 personel Polri, dibantu 247 personel TNI serta 1.023 personel dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” ungkapnya.

Selain kekuatan personel, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat keramaian maupun jalur utama arus mudik dan balik Lebaran.

“Kami juga menyiapkan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” tambah Kapolda.

Pos-pos tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk tempat istirahat bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas selama di perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik, sehingga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya.

Selain fokus pada pengamanan arus mudik, Polda Kalimantan Selatan juga turut memantau stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri melalui Satgas Pangan.

“Kami bersama Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan terus memonitor perkembangan harga bahan pokok bersama Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, serta instansi terkait lainnya. Kami pastikan tidak ada kenaikan harga yang terlalu tinggi,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga akan bertindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami juga memonitor agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok dan sembako yang dapat menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga. Apabila ditemukan, tentu akan kami lakukan penindakan dan penegakan hukum agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tegas Kapolda.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polda Kalimantan Selatan berharap pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(adv/iniberita).