Program MBG Picu Sorotan, DPRD Banjarmasin Minta Pengawasan Ketat dengan Adanya Kasus Keracunan Siswa

oleh -2517 Dilihat
Teks foto. Anggota DPRD Banjarmasin Gusti Yuli Rahman.

INIBERITA.id, BANJARMASIN- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan kini mulai berjalan di sejumlah sekolah, mendapat sorotan serius setelah adanya muncul kasus keracunan para siswa.

Insiden tersebut terjadi usai para pelajar mengonsumsi makanan yang disediakan oleh pihak ketiga yang ditunjuk membuka dapur penyedia bahan program tersebut.

Anggota DPRD Banjarmasin, Gusti Yuli Rahman, menegaskan bahwa program mulia yang bertujuan meningkatkan gizi anak bangsa ini jangan sampai tercoreng hanya karena lemahnya pengawasan.

Menurutnya, kasus keracunan harus menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin maupun pihak terkait dalam mengimplementasikan kebijakan strategis nasional ini.

“Program makan bergizi gratis merupakan langkah positif Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas generasi muda. Namun, apabila pelaksanaannya tidak diawasi dengan ketat, justru akan menimbulkan masalah baru. Kasus keracunan siswa jelas membuktikan ada kelalaian di lapangan khususnya, hal ini jangan sampai terjadi  di Banjarmasin,” tegas Gusti Yuli Rahman, Jumat (26/9/2025).

Anggota komisi II DPRD Banjarmasin menyebut, penunjukan pihak ketiga untuk membuka dapur penyediaan makanan di sekolah harus benar-benar melalui proses seleksi yang ketat.

Standar higienitas, kualitas bahan makanan, serta sistem distribusi wajib menjadi perhatian utama. Selain itu, dinas terkait di Banjarmasin juga diminta lebih aktif melakukan pengawasan harian, bukan hanya seremonial di awal program.

“Anak-anak sekolah ini masa depan bangsa, jangan sampai mereka jadi korban seperti daerah lain ada pihak ketiga yang lalai, DPRD akan mendorong agar hal ini tidak terjadi di Banjarmasin,” tambahnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, kasus keracunan siswa ini jangan sampai terjadi di Banjarmasin karena akan menambah daftar panjang catatan kritis, terkait program makan bergizi gratis di tahap awal pelaksanaan.

Sehingga orang tua murid di Banjarmasin tidak ada kekhawatiran, berkaitan dengan itu, meminta Pemko Banjarmasin melalui dinas terkait lebih berhati-hati dalam mengelola makanan yang disalurkan ke sekolah.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan sejak awal masa pemerintahannya.

Tujuannya adalah memastikan seluruh anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga tumbuh sehat dan cerdas. Namun, jika tidak diawasi dengan baik, program ini dikhawatirkan hanya akan menguras anggaran negara tanpa memberi manfaat optimal bagi siswa.

“Harapan kita, insiden ini jangan sampai terjadi di daerah kita dan pelaksanaan di lapangan bisa lebih aman, tepat sasaran, dan sesuai cita-cita awal program,” katanya Gusti Yuli.(benk/iniberita).