INIBERITA.id, BANJARMASIN – Penyerapan aspirasi masyarakat menjadi salah satu agenda penting dalam pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin. Melalui kegiatan tersebut, wakil rakyat dapat mendengarkan secara langsung, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun usulan pembangunan dan perbaikan pelayanan publik yang dibutuhkan warga.
Hal itu terlihat dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin, dari Partai Gerindra Hari Kartono, pada masa sidang III tahun 2026 yang dilaksanakan di Jalan Padat Karya, Kompleks Perdana Mandiri Blok H RT 18/RW 02, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan reses tersebut mendapat sambutan positif, dari masyarakat setempat. Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Lurah Sungai Andai Baru Muhammad Riduan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Utara, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di lingkungan setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut, menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan lembaga legislatif, dalam menyampaikan serta menindaklanjuti, berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Kelurahan Sungai Andai.
Dalam kesempatan itu, Hari Kartono menegaskan, bahwa pelaksanaan reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, serta menyerap aspirasi warga yang nantinya diperjuangkan, melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, anggota DPRD tidak cukup hanya menjalankan tugas di gedung dewan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan.
“Sebagai anggota dewan, kami harus turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Kegiatan reses ini dilaksanakan secara berkala, paling lama tiga bulan sekali, sehingga kami bisa mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat,” ujar Hari Kartono.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan reses, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai usulan kepada wakil rakyat, mulai dari persoalan infrastruktur, sosial, pendidikan, hingga kesehatan.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan masukan terkait pelayanan publik yang diberikan aparatur sipil negara (ASN), termasuk berbagai kendala yang dirasakan warga ketika mengakses layanan pemerintahan.
Menurut Hari, seluruh aspirasi tersebut penting untuk dihimpun sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam menyusun kebijakan dan menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin yang membidangi urusan infrastruktur, Hari Kartono menyatakan, siap menampung berbagai usulan warga, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat, lanjutnya, akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku, termasuk dengan memasukkannya ke dalam pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kota Banjarmasin untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Ia berharap, berbagai usulan yang dihimpun melalui reses tidak berhenti sebatas catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran yang tersedia.
“Sebagai anggota Komisi III yang membidangi infrastruktur, kami siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Semua usulan yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD agar dapat menjadi bahan dalam perencanaan pembangunan Kota Banjarmasin,” tegasnya.
Tidak hanya persoalan infrastruktur, Hari Kartono juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah, terhadap sektor pendidikan, kesehatan dan bantuan sosial (bansos).
Menurutnya, persoalan bantuan sosial masih membutuhkan perhatian, terutama terkait akurasi dan pemutakhiran data penerima. Data yang tidak sesuai dengan kondisi faktual masyarakat berpotensi menimbulkan persoalan dalam penyaluran bantuan, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan, secara berkala oleh instansi terkait.
Ia menilai, ketepatan data merupakan salah satu faktor penting, agar program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah kota, perangkat wilayah, dan instansi terkait perlu terus diperkuat untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Di sisi lain, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi bagian dari aspirasi yang perlu mendapat perhatian. Kedua sektor tersebut berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan harus dapat diakses, secara baik dan merata.
Begitu pula dengan pelayanan publik, yang menurutnya perlu terus ditingkatkan, agar masyarakat memperoleh pelayanan yang efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui reses tersebut, Hari berharap seluruh masukan dan keluhan warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong kebijakan pemerintah daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang telah disampaikan warga agar dapat diperjuangkan sesuai tugas dan fungsi DPRD.
“Saya berharap seluruh usulan yang kami terima dalam kegiatan reses ini dapat kami perjuangkan. Harapan masyarakat harus menjadi perhatian bersama agar berbagai persoalan yang disampaikan bisa mendapatkan tindak lanjut dan solusi sesuai kebutuhan warga,” pungkasnya.
Pelaksanaan reses di Kelurahan Sungai Andai tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui pertemuan semacam ini, berbagai kebutuhan warga diharapkan dapat teridentifikasi dengan lebih jelas, sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(benk/iniberita)
