Semangat RA Kartini Terus Hidup, Noorlatifah: Perjuangan Perempuan Belum Usai

oleh -1404 Dilihat
Semangat RA Kartini Terus Hidup, Noorlatifah: Perjuangan Perempuan Belum Usai
Teks foto. Noorlatifah SE, M.I.Kom yang merupakan srikandi anggota DPRD Kota Banjarmasin

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Semangat perjuangan emansipasi perempuan yang diwariskan oleh RA Kartini terus menjadi pengingat, bahwa kesetaraan gender masih harus diperjuangkan hingga hari ini. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah SE, M.I.Kom yang menilai cita-cita besar Kartini, belum sepenuhnya terwujud di masa kini.

Menurut Noorlatifah yang merupakan srikandi DPRD Kota Banjarmasin ini, bahwa perempuan Indonesia saat ini, memang telah mengalami kemajuan yang signifikan dibandingkan masa lalu, kesempatan untuk berperan dalam, berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, politik hingga pembangunan semakin terbuka luas. Namun, di balik capaian tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama.

“Kalau kita melihat perkembangan sekarang, perempuan sudah jauh lebih maju. Akses pendidikan terbuka, ruang di dunia kerja semakin luas, bahkan di politik pun perempuan mulai mendapat tempat. Tapi harus diakui, apa yang dicita-citakan Ibu Kartini belum sepenuhnya tercapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara regulasi pemerintah, khususnya di Kota Banjarmasin, telah menunjukkan komitmen kuat, terhadap perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Hal itu tercermin dari hadirnya Perda Nomor 21 Tahun 2014 tentang Pengarusutamaan Gender serta Perda Nomor 10 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Aturan sudah ada dan itu membuktikan bahwa negara hadir untuk menjamin hak-hak perempuan tanpa diskriminasi. Ini langkah penting yang patut kita apresiasi,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.

Meski demikian, kata Lala panggilannya, tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan hingga saat ini. Ia menyoroti masih rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen, tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, serta belum meratanya akses ekonomi dan kesempatan kerja.

“Ketimpangan itu nyata. Kita masih melihat perempuan yang belum mendapatkan kesempatan yang sama, baik di bidang politik, ekonomi, maupun dalam perlindungan dari kekerasan,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, Noorlatifah menegaskan, bahwa dirinya bersama para pemangku kebijakan memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan perempuan benar-benar merasakan kemerdekaan, dalam arti yang sesungguhnya.

Kemerdekaan yang dimaksud itu, tidak hanya sebatas simbolik, tetapi mencakup kebebasan untuk memilih, memperoleh kesempatan, serta mendapatkan perlindungan yang setara dalam kehidupan.

“Kami di DPRD punya tanggung jawab untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak, memperkuat perlindungan hukum, serta membuka akses seluas-luasnya bagi perempuan agar bisa berkembang,” tegasnya.

Ia juga mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan Kartini, dengan cara memperkuat solidaritas dan mendukung peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.

“Perjuangan Ibu Kartini belum selesai. Perempuan masa kini harus melanjutkan semangat itu, agar generasi mendatang bisa hidup dalam dunia yang lebih adil, setara, dan penuh kesempatan,” tutupnya.(benk/iniberita).