Pemko Banjarmasin Sosialisasikan Sertifikasi Halal Bagi IKM Pangan

oleh -2153 Dilihat
Teks foto.Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) melaksanakan kegiatan sosialisasi Sertifikasi Halal bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian ( Disperdagin) melaksanakan kegiatan sosialisasi Sertifikasi Halal bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan kota Banjarmasin batch kedua, bertempat di Aula Kayuh Baibai, Balai Kota. Selasa (8/7/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh Walikota Banjarmasin, H.M.Yamin didampingi oleh Asisten II Perekonomian dan Pembangunan M. Taufik Rivani, Kepala Disperdagin Ichrom Muftezar beserta jajaran terkait dan peserta sosialisasi IKM.

Wali Kota H. M. Yamin menyampaikan rasa syukur atas terselenggarannya kegiatan ini dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Disperdagin.
Ia juga menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya menjadi kebutuhan utama bagi konsumen muslim, melainkan juga bagian penting dari strategi peningkatan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.

“Banjarmasin merupakan sebagai Kota Perdagangan, Kota Jasa, dan Pintu Gerbang Ibu Kota Nusantara memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor IKM. Oleh sebab itu, penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki jaminan yang mutu, bersih, dan halal,” jelas Yamin

Ia berharap kepada peserta yang berhadir pada kegiatan ini untuk bersungguh-sungguh memahami proses serta manfaat sertifikasi halal, dan mendorong agar segera mengurus sertifikat halal untuk setiap produknya.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga berkomitmen agar terus memberikan dukungan nyata kepada pelaku IKM melalui fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menyampaikan bahwa jumlah peserta kegiatan sosialisasi Sertifikat Halal bagi IKM Pangan tahun ini mengalami peningkatan signifikan hingga 300% dibanding tahun sebelumnya.

“Jumlah peserta tahun ini telah mencapai 300 peserta IKM yang dibagi ke dalam dua batch, meningkat lebih tajam dari tahun 2024 yang hanya 100 peserta,” jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.

Dalam program fasilitasi sertifikasi halal reguler tahun 2024 ada sekitar 60 unit usaha yang dibantu, sedangkan pada tahun 2025 ini jumlahnya meningkat menjadi 100 unit usaha, ditambah 50 unit yang difasilitasi melalui skema soft declaration.

Tezar juga mencontohkan bahwa nama rumah makan juga bisa menjadi pertimbangan dalam proses sertifikasi halal.

“Kalau ada nama rumah makan atau usaha jualan dengan nama yang aneh seperti ‘Ceker Setan’, itu dari namanya aja udah tidak bisa disertifikasi halal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ada evaluasi ketat terhadap tempat usaha.

“Kalau ditemukan kotoran tikus saat evaluasi, tentu tidak bisa lulus, semua aspek harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Aspek dalam kebersihan alat, tempat produksi, dan bahan baku menjadi poin penting dalam menjaga kehalalan produk.(silvi/iniberita).