Menyambut Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia 2025, Pemprov Kalsel Gelar Aksi Penanaman Pohon

oleh -2216 Dilihat
Teks foto (Istimewa). Kepala Disperkim Kalsel Mursyidah Aminy, saat menyerahkan bibit pohon menandakan penanamn pohon dimulai.

INIBERITA.id, BANJAR- Menyambut Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menggelar aksi penanaman pohon, di kawasan Fitria Jaya Residence, Kabupaten Banjar. Jumat (3/10/2025).

Peringatan Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia 2025, dengan tema “Respon Krisis Perkotaan,” sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan permukiman di tengah tantangan perubahan iklim dan urbanisasi.

Kepala Disperkim Kalsel Mursyidah Aminy, turun langsung ke lokasi untuk memimpin aksi penanaman, sebanyak 60 bibit pohon buah-buahan, seperti sirsak, sukun, pete, durian, kanyu putih, alpukat, dan mahoni.

Turut berhadir dalam acara itu, adalah Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Kalsel Ahyat Sarbini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar, jajaran pegawai Disperkim Kalsel, serta warga masyarakat sekitar lokasi.

Mursyidah dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia ini, diperingati setiap bulan Oktober sejak tahun 1986 oleh UN-Habitat.

Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya permukiman yang layak, berkelanjutan, dan bermartabat. Tahun ini, dengan tema “Urban Crisis Response” dirinya menekakan perlu adanya kesiapan kota dan permukiman dalam menghadapi tantangan, seperti perubahan iklim, bencana alam, konflik, dan tekanan urbanisasi yang semakin meningkat.

“Di Indonesia, permasalahan perumahan dan permukiman masih sangat kompleks. Backlog rumah masih tinggi, rumah tidak layak huni masih menjadi kenyataan, dan keterbatasan lahan menjadi hambatan serius. Di Kalimantan Selatan, kondisi ini diperparah dengan sering terjadinya banjir di kawasan permukiman, terutama di bantaran sungai,”ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen tegasnya, dengan melalui kebijakan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang inklusif, berkelanjutan, dan mendukung target nasional penyediaan tiga juta rumah.

Selanjutnya, penanaman pohon ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mitigasi bencana, serta menjaga keberlanjutan hidup masyarakat.

Sedangkan bibit pohon yang ditanam tersebut, diharapkan dapat membantu menciptakan kawasan permukiman yang hijau dan ramah lingkungan, sekaligus sebagai mitigasi terhadap dampak perubahan iklim, seperti banjir dan pemanasan global.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan permukiman yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,”tegasnya.

Mursyidah mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum peringatan Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia ini, sebagai dorongan untuk menumbuhkan kesadaran, meningkatkan kepedulian, dan menguatkan komitmen bersama, dalam menciptakan permukiman layak huni dan hijau bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar dan hasil yang memuaskan bagi penanganan perumahan dan kawasan permukiman di provinsi kita tercinta,”ujarnya.(mc/iniberita).