Pemprov Kalsel Gaungkan Balogo ke Tingkat Nasional Lewat Festival di TMII

oleh -1743 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, JAKARTA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus berkomitmen melestarikan sekaligus mempromosikan permainan tradisional Balogo agar semakin dikenal secara nasional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Open Tournament Festival Balogo yang digelar di Anjungan Kalimantan Selatan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (21/12/2025).

Festival Balogo ini terbuka untuk masyarakat Banua yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta pegawai di lingkungan Pemprov Kalsel, sehingga suasana festival berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.

Pembukaan Festival Balogo secara resmi dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin.

Hadir pula Tenaga Ahli Gubernur, pimpinan SKPD, ASN dan karyawan Pemprov Kalsel, serta komunitas Balogo yang ada di Jakarta.

Menariknya, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin turut ambil bagian dalam laga ekshibisi Balogo bersama sejumlah kepala SKPD. Dalam pertandingan tersebut, Sekdaprov berhasil meraih 8 poin dari dua kali tembakan, yang disambut antusias oleh para peserta dan penonton.

Dalam sambutan tertulis Gubernur H Muhidin yang dibacakan Sekdaprov, disampaikan bahwa permainan Balogo tidak hanya menghidupkan kembali kenangan masa kecil, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mengenalkan budaya Banjar kepada masyarakat luas.

“Permainan Balogo ini melatih ketangkasan, kecermatan, kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya lokal Banjar,” ujar H. Muhidin.

Gubernur juga menyoroti bahwa Balogo kini telah dipertandingkan dalam ajang olahraga masyarakat di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Bahkan, pada ajang KORMI di Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2025, Kalimantan Selatan berhasil keluar sebagai juara umum.

Lebih lanjut, Gubernur berharap permainan Balogo yang ditampilkan di Anjungan Kalsel TMII dapat dikemas semakin menarik, sekaligus dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif, seni budaya, dan warisan budaya Banjar.

“Mudah-mudahan olahraga tradisional dan seni budaya ini dapat terus dikembangkan, sehingga warisan budaya para pendahulu kita tetap lestari di tengah pengaruh zaman,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Febriadin Hafiz, menyampaikan bahwa Festival Balogo 2025 bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga tradisional yang murah dan mudah, sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas Balogo, khususnya yang berada di Jakarta.

Dalam festival ini dipertandingkan sejumlah kategori, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.

Ketua Komunitas Balogo Jakarta, Fahri, menyambut antusias penyelenggaraan festival tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wujud nyata pelestarian budaya Banjar.

“Kami sebagai komunitas Balogo sangat senang dan bangga dengan adanya event ini. Semoga Pemprov Kalsel dapat terus menggelar Festival Balogo setiap tahun, tidak hanya sekali saja,” pungkasnya. (adv/iniberita).