MUSDA LPTQ HST 2026 Dibuka, Wabup Tegaskan Pembangunan Daerah Tak Cukup Fisik Tanpa Penguatan Mental Spiritual

oleh -1409 Dilihat
Teks foto. Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Gusti Rosyadi Elmi, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026.

INIBERITA.id, BARABAI – Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Gusti Rosyadi Elmi, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Setda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (15/02/2026).

MUSDA ini menjadi momentum strategis bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyusun arah baru organisasi untuk periode 2026–2030.

Dalam sambutan Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pengurus LPTQ selama ini dalam membina generasi Qur’ani di Bumi Murakata.

Menurutnya, peran LPTQ tidak hanya sebatas penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan.

“Sejauh ini LPTQ Kabupaten HST telah menunjukkan kontribusinya dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” ujar Gusti Rosyadi Elmi.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak boleh semata-mata berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan fisik. Tanpa penguatan karakter, moral, dan spiritual masyarakat, pembangunan dinilai tidak akan berjalan seimbang dan berkelanjutan.

Karena itu, MUSDA kali ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin lima tahunan, tetapi menjadi forum refleksi dan konsolidasi untuk memperkuat eksistensi LPTQ ke depan. Evaluasi terhadap capaian program sebelumnya dinilai penting, termasuk mengidentifikasi berbagai kekurangan agar dapat diperbaiki pada kepengurusan mendatang.

“Melalui MUSDA ini, kita berharap lahir gagasan-gagasan baru dan program kerja yang lebih inovatif, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman. Kepengurusan baru nantinya harus mampu membawa LPTQ HST semakin progresif dan berdaya saing,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program LPTQ, baik dari sisi kebijakan maupun fasilitasi kegiatan. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Dengan masyarakat yang kuat secara mental dan spiritual, insyaallah pembangunan daerah akan berjalan lebih baik, berkelanjutan, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

MUSDA LPTQ HST 2026 ini dijadwalkan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyusunan program kerja baru, serta pemilihan kepengurusan untuk periode 2026–2030. Forum ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid dan visioner demi memperkuat pembinaan tilawatil Qur’an di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(s3/iniberita).