Ultah ke-53, PAM Bandarmasih Didesak Benahi Ujung Jaringan: Wali Kota Soroti Kebocoran hingga Pencurian Meter

oleh -1454 Dilihat
Teks foto. Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, didampingi Dewan Komisaris, PLt Dirut PTAM Bandarmasin, saat berikan sambutan.

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PAM Bandarmasih bukan sekadar seremoni. Di tengah kemeriahan family gathering yang digelar di halaman kantor PAM Bandarmasih, Minggu (15/2/2026) pagi, sorotan tajam justru mengarah pada persoalan klasik: distribusi air bersih yang belum merata hingga ke ujung jaringan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh HM Yamin HR, Dewan Komisaris, jajaran direksi, serta seluruh karyawan. Suasana penuh kebersamaan terasa dengan pembagian berbagai hadiah menarik, mulai dari voucher belanja hingga dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama bagi karyawan.
Namun di balik suasana perayaan, Wali Kota Banjarmasin menegaskan bahwa momentum HUT harus menjadi titik balik perbaikan layanan. Mengusung tema “Back To The Future”, ia meminta seluruh jajaran menjadikan pengalaman masa lalu sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pelayanan ke depan.

“Bagaimana kita memperbaiki sistem untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyaluran air bersih sampai ke ujung jaringan,” tegas Yamin.

Ia tidak menampik masih adanya laporan masyarakat terkait distribusi air yang belum optimal, kebocoran pipa, hingga kasus pencurian meter air. Persoalan tersebut, menurutnya, harus menjadi fokus pembenahan serius di usia perusahaan yang telah melewati setengah abad.

“Masih ada laporan penyaluran air bersih yang belum maksimal, kebocoran, juga pencurian meter. Ini yang harus menjadi perhatian utama ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Edy Wibowo menekankan pentingnya soliditas internal sebagai fondasi kemajuan perusahaan. Menurutnya, keberhasilan perusahaan daerah tidak bisa ditopang oleh pimpinan semata, melainkan membutuhkan kekompakan seluruh elemen, dari level bawah hingga manajemen puncak.

“Tidak mungkin perusahaan bisa maju kalau berjalan sendiri. Semua harus bersatu dan saling mendukung,” katanya.

Di sisi lain, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama Zulbadi mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum pelaksanaan tujuh program strategis. Program tersebut difokuskan pada pemerataan distribusi air bersih agar benar-benar menjangkau seluruh wilayah pelayanan, terutama daerah yang selama ini berada di ujung jaringan.

Salah satu prioritas perbaikan akan difokuskan di wilayah Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat yang dinilai masih membutuhkan peningkatan kualitas layanan.

“Tujuan utama program strategis ini adalah memastikan distribusi air merata sampai ke seluruh ujung pelayanan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, realisasi program tersebut tidak bisa dilakukan sendiri oleh PAM Bandarmasih. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar upaya peningkatan layanan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di usia ke-53 ini, tantangan bagi PAM Bandarmasih bukan lagi sekadar menjaga eksistensi, tetapi membuktikan komitmen nyata menghadirkan pelayanan air bersih yang adil, merata, dan bebas dari persoalan lama yang terus berulang.(silvi/iniberita).