Libur Lebaran 2026, Tahura Sultan Adam Tetap Buka! Retribusi Kini 100 Persen Non-Tunai

oleh -1399 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARBARU – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan kawasan wisata alam Taman Hutan Raya Sultan Adam tetap beroperasi dan melayani pengunjung selama masa libur Lebaran 2026.

Sebagai pengelola kawasan wisata alam tersebut, Dishut Kalsel juga menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang diperkirakan meningkat saat musim libur panjang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem pembayaran retribusi secara non-tunai atau digital.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, mengatakan bahwa saat ini hampir seluruh transaksi pembayaran retribusi di Tahura Sultan Adam telah menggunakan metode non-tunai.

“Di Tahura Sultan Adam ini hampir 99,9 persen sudah tidak lagi menggunakan transaksi tunai,” ujar Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, penerapan sistem pembayaran digital tersebut didukung oleh ketersediaan jaringan internet yang memadai di kawasan wisata. Hal itu terwujud melalui kerja sama antara Dishut Kalsel dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan serta Bank Indonesia.

Menurutnya, penerapan transaksi non-tunai di Tahura Sultan Adam telah berjalan secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, selama lima hingga enam bulan terakhir, seluruh pendapatan retribusi di kawasan wisata tersebut telah sepenuhnya menggunakan sistem pembayaran digital.

“Sudah sekitar lima sampai enam bulan pendapatan retribusi kita tidak lagi menggunakan tunai, semuanya non-tunai,” jelasnya.

Penerapan sistem pembayaran digital ini dinilai mampu memberikan berbagai keuntungan, mulai dari meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan, hingga memberikan kemudahan bagi pengunjung dalam melakukan pembayaran.

Selain itu, Dishut Kalsel juga terus melakukan pembenahan fasilitas dan pelayanan di kawasan Tahura Sultan Adam agar wisatawan merasa lebih nyaman saat berkunjung, terutama selama periode libur Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

Fathimatuzzahra pun mengajak masyarakat, khususnya warga Kalimantan Selatan, untuk menjadikan Tahura Sultan Adam sebagai salah satu destinasi wisata pilihan saat libur panjang.

“Kepada masyarakat Kalsel khususnya, mari berwisata ke Tahura Sultan Adam. Destinasi ini tidak kalah dengan objek wisata di luar daerah maupun di luar Kalimantan Selatan,” ajaknya.

Diketahui, Tahura Sultan Adam merupakan salah satu kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata alam unggulan di Kalimantan Selatan yang menawarkan panorama hutan tropis, air terjun, hingga jalur trekking yang menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. (adv/iniberita)