Bang Dhin Bekali Mahasiswa UNISKA MAB Soal Manajemen Konflik dan Peran DPRD

oleh -1285 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Dr (Cand) H Syarifuddin SE MAP yang akrab disapa Bang Dhin, memberikan pembekalan materi kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) saat berkunjung ke DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (8/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bang Dhin hadir sebagai narasumber utama dengan membagikan pengalaman dan wawasan terkait manajemen konflik dalam organisasi, khususnya di lingkungan pemerintahan. Materi disampaikan secara komunikatif dan kontekstual sehingga mudah dipahami oleh para mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa konflik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi. Namun, konflik tidak selalu harus dihindari, melainkan perlu dikelola dengan baik agar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan organisasi.

“Mahasiswa tadi meminta materi tentang manajemen konflik. Saya sampaikan mulai dari bagaimana kita merencanakan, mengelola, hingga ke tahap eksekusi dalam menghadapi konflik,” ujar Bang Dhin seusai kegiatan.

Menurutnya, perencanaan menjadi kunci penting dalam setiap proses penyelesaian persoalan. Tanpa perencanaan yang matang, organisasi akan kesulitan menentukan arah serta solusi terbaik dalam menghadapi konflik yang muncul.

Selain membahas manajemen konflik, Bang Dhin juga memperkenalkan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Pemahaman terhadap fungsi tersebut dinilai penting agar mahasiswa mengetahui peran strategis DPRD dalam sistem pemerintahan daerah.

Ia juga menjelaskan pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga pemerintah pusat. Hal ini penting agar mahasiswa memahami bahwa tidak seluruh persoalan masyarakat menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Lebih jauh, Bang Dhin menekankan pentingnya peran pemimpin dalam mengelola konflik. Ia menyebut, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk konflik internal dalam organisasi yang dipimpinnya. (sop/iniberita)