“Yang Lain Boleh Hilang Asalkan Kau Jangan” Drama Keluarga tentang Alzheimer yang Bikin Penonton Banjir Air Mata

oleh -1317 Dilihat
Teks foto. Film drama keluarga bertajuk Yang Lain Boleh Hilang Asalkan Kau

INIBERITA.id, BANJARMASIN – Film drama keluarga bertajuk Yang Lain Boleh Hilang Asalkan Kau Jangan sukses menyentuh hati penonton Indonesia lewat kisah emosional tentang cinta, keluarga, dan kehilangan memori akibat penyakit Alzheimer.

Film garapan Kuntz Agus ini ditulis oleh Alim Sudio dan menghadirkan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan banyak keluarga. Antusiasme publik pun terlihat sejak agenda spesial “Nonton Duluan” digelar selama dua hari, yakni Sabtu (9/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026).

Melihat tingginya minat masyarakat sejak Gala Premiere berlangsung, Rapi Films bersama Screenplay Films dan Vortera Studios menghadirkan program tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada pecinta film Tanah Air.

Film ini diputar di 40 kota dari Sabang sampai Merauke sebelum resmi tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026 mendatang.

Mengangkat tema Alzheimer, film ini menyoroti perjuangan sebuah keluarga ketika sang ibu perlahan kehilangan ingatan terhadap orang-orang tercinta. Kisah berpusat pada karakter Yuke Yolanda yang diperankan Lulu Tobing, seorang ibu dari tiga anak yang harus menghadapi kenyataan pahit saat memorinya mulai memudar akibat penyakit tersebut.

Kondisi Yuke tidak hanya mengubah hidupnya sendiri, tetapi juga mengguncang keluarganya yang berusaha mempertahankan kehangatan dan kebersamaan di tengah keterbatasan waktu serta ingatan yang terus menghilang.

Nuansa emosional yang dibangun dalam film ini membuat banyak penonton mengaku terbawa perasaan. Tidak sedikit yang keluar dari bioskop dengan mata berkaca-kaca karena merasa cerita yang disajikan begitu dekat dengan kehidupan nyata.

Lewat konflik yang sederhana namun menyayat hati, Yang Lain Boleh Hilang Asalkan Kau Jangan mengajak penonton untuk lebih menghargai setiap momen bersama keluarga, sebelum waktu dan ingatan perlahan merenggut semuanya.(silvi/iniberita).