Komisi II DPRD Kalsel Jemput Inovasi Mobil Toko Keliling, Bidik Stabilitas Harga dan Penguatan UMKM

oleh -1493 Dilihat
Foto Istimewa

INIBERITA.id, BEKASI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke PT. Ambulance Pintar Indonesia di Bekasi, Senin (11/05/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2025 sekaligus upaya memperkuat sektor perdagangan daerah.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Suripno Sumas SH MH bersama jajaran anggota Komisi II yang membidangi sektor ekonomi. Kedatangan mereka disambut langsung Direktur PT. Ambulance Pintar Indonesia, Imron Bukhari.

Dalam kunjungan itu, Komisi II DPRD Kalsel melakukan studi komparasi terkait spesifikasi, fasilitas, hingga konsep operasional mobil toko keliling yang direncanakan menjadi sarana pendukung distribusi perdagangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kalimantan Selatan.

Pihak perusahaan memaparkan secara detail kemampuan kendaraan, mulai dari desain modifikasi, fasilitas penyimpanan barang, sistem pelayanan, hingga konsep operasional mobil toko keliling yang dinilai mampu menjangkau wilayah-wilayah strategis dan membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel H Suripno Sumas mengatakan, pihaknya ingin memastikan kesiapan kendaraan tersebut sebelum nantinya diimplementasikan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perdagangan ingin memastikan sejauh mana mobil toko keliling ini dapat menunjang pengendalian harga di Kalimantan Selatan. Dari hasil peninjauan, fasilitas dan spesifikasi yang dibutuhkan sudah dapat diakomodasi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan mobil toko keliling nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana distribusi barang kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga dan mendekatkan pelayanan perdagangan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Selatan guna melihat kesiapan penganggaran program tersebut.

“Kami berharap program ini minimal dapat terealisasi pada tahun 2027. Namun kami juga berharap melalui anggaran perubahan tahun 2025 program ini sudah bisa mulai dijalankan karena proses modifikasi kendaraan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan,” tambahnya.

Direktur PT Ambulance Pintar Indonesia, Imron Bukhari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi II DPRD Kalsel dan berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Kalimantan Selatan ke Ambulance Pintar Indonesia. Semoga kami dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan perdagangan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Jahrian, menilai inovasi mobil toko keliling memiliki potensi besar dalam memperkuat perdagangan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM.

“Keberhasilan suatu daerah sangat ditentukan oleh sektor perdagangan, perekonomian, dan industri. Kehadiran mobil toko keliling diharapkan mampu membantu meningkatkan pendapatan daerah melalui penguatan UMKM dan perdagangan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar PT. Ambulance Pintar Indonesia dapat menjalin kerja sama lebih luas dengan pemerintah daerah maupun perusahaan daerah di Kalimantan Selatan guna membuka peluang usaha baru dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan peninjauan langsung unit mobil toko keliling milik PT Ambulance Pintar Indonesia yang akan dijadikan bahan referensi dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan program perdagangan daerah di Kalimantan Selatan.(sop/iniberita).